Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Waspada Potensi Hujan Petir, Gelombang Laut hingga Banjir Rob

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 09:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Waspada Potensi Hujan Petir, Gelombang Laut hingga Banjir Rob Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Kilatan petir menyambar saat hujan deras mengguyur Kota Palembang, Sumatera Selatan.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang, hujan berpetir, gelombang laut tinggi, hingga banjir rob pada sejumlah daerah pada Rabu (10/9).

Prakirawati BMKG, Raeni Chindi, dalam siaran daring yang diikuti di Jakarta, Rabu(10/9), menyampaikan potensi banjir rob dapat terjadi di pesisir Kepulauan Riau (Kepri), Lampung, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku.

Selain itu, lanjut dia, hujan berintensitas ringan diprakirakan mengguyur Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

Hujan sedang berpotensi di Denpasar, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Mamuju, Palu, Ambon, Manokwari, Jayawijaya, Merauke, dan Jayapura, dan Pangkal Pinang. Sementara hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di Bengkulu dan Pangkal Pinang.

BMKG juga memperingatkan cuaca berawan tebal hingga berkabut di Kupang, Mataram, Gorontalo, Manado, Kendari, Makassar, dan Sorong, dengan suhu berkisar 25–32 derajat Celsius.

Raeni menjelaskan kondisi atmosfer dipengaruhi oleh bibit Siklon Tropis 93W yang terpantau di Samudera Hindia barat Bengkulu dengan kecepatan angin maksimum 35 kilometer per jam.

Fenomena itu membentuk konvergensi dan situasi siklonik dari Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah ke Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan ke Sulawesi Tengah.

Meski potensi tumbuh menjadi Siklon Tropis dalam kategori rendah dalam 24 jam ke depan, keberadaan bibit siklon tersebut dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan sekaligus mempercepat angin permukaan.

Selain itu, kata dia, bibit siklon juga berpotensi memicu gelombang laut dengan ketinggian 1,25–2,5 meter di perairan Kepulauan Mentawai Sumatera Barat dan perairan barat Bengkulu.

Selanjutnya untuk gelombang lebih tinggi 2,5–4 meter berpotensi terjadi di perairan Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa, serta Samudera Hindia selatan Jawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Indonesia Raih Emas Pertama...
Megapolitan
Doa Bersama untuk Korban Ke...
Daerah
Pemulihan Psikososial Bantu...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.