Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinsos Rejang Lebong Siapkan Calon Siswa Sekolah Rakyat Rintisan

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 21:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinsos Rejang Lebong Siapkan Calon Siswa Sekolah Rakyat Rintisan Doc: ANTARA
Ket. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong Lince Malini.

REJANG LEBONG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, saat ini tengah menyiapkan calon siswa Sekolah Rakyat rintisan di wilayah itu yang akan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

"Sekolah Rakyat rintisan ini sudah disurvei Kemensos, dan akan dimulai tahun ajaran 2026/2027, di mana lokasi belajarnya sementara waktu akan menempati Gedung BLKM Dinkes Rejang Lebong. Sedangkan untuk gedung permanennya akan dibangun oleh Kemensos di Kecamatan Bermani Ulu Raya tahun depan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Rejang Lebong Lince Malini di Rejang Lebong, Selasa (09/9).

Dia menjelaskan penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat rintisan ini dilakukan pihaknya bersama dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Rejang Lebong tersebar dalam 15 kecamatan.

"Saat ini yang sudah didaftarkan sebagai calon siswanya sebanyak 100 orang. Sebenarnya sudah ada lebih dari 100 orang namun masih dilakukan verifikasi agar tepat sasaran. Kalau target Sekolah Rakyat rintisan ini 100 hingga 200 rombongan belajar (rombel), kalau Sekolah Rakyat yang dibangun Kemensos selesai itu akan menampung sebanyak-banyaknya siswa," terangnya.

Para calon siswa Sekolah Rakyat ini, kata dia, berasal dari keluarga miskin yang berada desil (tingkatan kesejahteraan rumah tangga) 1 dan 2 di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. Kemudian pendapatan keluarganya masih sangat rendah yakni Rp500 ribu per bulan, pola makannya sampai ke kondisi rumah yang tidak layak.

Anak-anak dari keluarga tidak mampu yang tidak sekolah atau putus sekolah ini nantinya akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat hingga tamat baik SD, SMP maupun SMA. Mereka akan menempuh pendidikan dan tinggal di asrama Sekolah Rakyat, dengan pembiayaan yang ditanggung sepenuhnya oleh negara.

"Program ini untuk memutus mata rantai kemiskinan, jadi pemerintah pusat itu bukan hanya akan menyekolahkan dan membina anak-anak dari keluarga tidak mampu, ke depannya juga akan program bedah rumah untuk rumah mereka yang tidak layak melalui Kementerian PUPR, terus bantuan permodalan usaha untuk keluarga mereka yang masih bekerja serabutan," tambah dia lagi.

Menurut dia, dari pendataan yang dilakukan pihaknya bersama pendamping PKH di wilayah itu kalangan anak-anak dari keluarga tidak mampu ini merupakan anak usia sekolah yang putus sekolah, mereka diajak bekerja serta tinggal di kebun.

Dia mengimbau warga daerah itu dari keluarga tidak mampu yang memiliki anak putus sekolah atau tidak sekolah agar dapat didaftarkan menjadi calon siswa Sekolah Rakyat, caranya mereka bisa menemui pendamping PKH di kecamatan masing-masing atau menghubungi pihak desa/kelurahan setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.