Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjarmasin Mewaspadai Ratusan Kasus Suspek Campak

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Banjarmasin Mewaspadai Ratusan Kasus Suspek Campak Doc: Antara
Ket. Jajaran Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin saat rapat koordinasi dan evaluasi penguatan tim KLB, salah satunya terakait penyakit campak, di Banjarmasin, beberapa waktu lalu.

Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mewaspadai ratusan kasus suspek penyakit campak dengan melakukan deteksi dan pencegahan agar tidak menjadi wabah.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Emma Ariesma Wati di Banjarmasin, Selasa, menyampaikan pihaknya memperketat kewaspadaan wabah campak dari sejak dini, bahkan dengan pemantauan kasus dari awal 2025.

Dari data Dinkes Kota Banjarmasin kasus suspek campak yang dilaporkan dari Januari hingga Agustus 2025 sebanyak 242 kasus.

"Berdasarkan temuan spesimen hanya ada 23 sampel kasus campak yang terdiri atas 18 sampel negatif dan lima positif," ujarnya.

Meskipun persentase kasus positif minim, ungkap Emma, tetap tidak bisa dikesampingkan, karena saat ini marak kasus campak yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, bahkan sudah merenggut jiwa beberapa anak yang terkena.

Oleh karena itu, kata dia, pemantauan dilakukan dengan deteksi kasus campak melalui pengambilan spesimen serum untuk dikirimkan ke laboratorium, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Apakah positif atau tidak?

"Jika positif maka diberikan pengobatan sesuai tata laksana untuk mencegah komplikasi dan diberikan Vitamin A sesuai dosis," ujarnya.

Menurut Emma, penyakit campak sangat rentan menyerang anak-anak usia di bawah 5 tahun.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kita bersyukur, di daerah kita ini belum ada kasus kematian karena penyakit campak ini, hingga kita harus terus waspada jangan sampai terjadi musibah itu," ujarnya.

Dia pun meminta para orang tua untuk melakukan imunisasi bagi anaknya, yakni vaksin campak atau diimunisasi lengkap.

Dinkes Banjarmasin terus mendorong berbagai strategi dalam meningkatkan cakupan imunisasi terhadap anak-anak sebagai langkah antisipasi terutama wabah penyakit menular tersebut.

"Mulai dari edukasi berkelanjutan akan pentingnya imunisasi, kampanyekan imunisasi massal dan pendekatan serta strategi lainnya," katanya.

Paling terpenting, kata dia, untuk bisa mendorong ini perlu keterlibatan lintas sektor, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat dan organisasi agama untuk ikut mengkampanyekan supaya orang-orang jadi yakin anaknya diimunisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.