Reshuffle Kabinet Prabowo: Sri Mulyani dan Budi Arie Setiadi Diganti, Apa Alasan dan Dampaknya?
📅 Senin, 08 Sep 2025, 16:34 WIB | Oleh: Andriani Nuraini
Doc: tangkapan layar Youtube
Jakarta - 8 September 2025, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, menggantikan sejumlah menteri, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi. Langkah ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para pejabat tersebut.
Alasan Reshuffle Sri Mulyani dan Budi Arie
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa reshuffle dilakukan atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Presiden Prabowo. Namun, alasan spesifik terkait penggantian Sri Mulyani dan Budi Arie belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah.
Dampak Penggantian Sri Mulyani
Sri Mulyani, yang telah menjabat sebagai Menteri Keuangan selama beberapa periode, dikenal karena perannya dalam reformasi perpajakan dan stabilitas ekonomi Indonesia. Keputusannya untuk menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% mulai Januari 2025 sempat menuai kontroversi dan protes dari masyarakat. Selain itu, pada akhir Agustus 2025, kediamannya dilaporkan telah dirusak oleh massa yang tidak puas dengan kebijakan pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasca-reshuffle, dampak terhadap perekonomian Indonesia masih perlu diamati, terutama terkait dengan kebijakan fiskal dan perpajakan yang akan diambil oleh penggantinya.
Tantangan bagi Budi Arie Setiadi
Budi Arie Setiadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Koperasi, juga digantikan dalam reshuffle kali ini. Sebagai Ketua Umum Pro-Jokowi (Projo), penggantian Budi Arie menandakan perubahan signifikan dalam struktur kabinet. Tantangan utama bagi penggantinya adalah memastikan keberlanjutan program-program pemberdayaan UMKM dan koperasi yang telah dijalankan sebelumnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!