Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat Minta Siswa Daerah Terisolir Juga Memperoleh MBG

📅 Senin, 08 Sep 2025, 16:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pasaman Barat Minta Siswa Daerah Terisolir Juga Memperoleh MBG Doc: ANTARA
Ket. Bupati Pasaman Barat, Yulianto, saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aua Kuniang Kecamatan Pasaman oleh Yayasan Andalas Bumi Pasaman Barat, Senin (8/9/2025).

SIMPANG EMPAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), minta ke Badan Gizi Nasional (BGN) dan yayasan agar siswa di daerah terisolir bisa juga menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Hari ini,program MBG resmi diluncurkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aua Kuniang Kecamatan Pasaman oleh Yayasan Andalas Bumi Pasaman Barat. Kedepannya banyak yang akan menyusul. Kita berharap daerah terisolir harus menjadi perhatian," kata Bupati Pasaman Barat, Yulianto, di Simpang Empat, Senin (08/9).

Menurutnya, penempatan SPPG dekat dari jangkauan daerah terisolir perlu diperhatikan, termasuk cara pendistribusiannya.

"Kita mendorong BGN memperhatikan ini. Koordinasi akan kita tingkatkan kedepannya," kata Yuliarto.

Pihaknya mendorong pendirian dapur MBG dekat daerah terisolir atau nanti jika memang medan jalannya sulit maka bisa menggunakan sepeda motor.

"Tentu menyesuaikan daerah yang ada. Jika memungkinkan menggunakan sepeda motor dan boleh secara aturan tentu bisa digunakan nantinya," sebut Yuliarto.

Dia mengatakan dengan adanya SPPG yang telah memulai menyalurkan program MBG maka akan menyusul yang lainnya.

"Informasinya dalam waktu dekat ada SPPG di Kecamatan Sungai Aur yang akan segera launching dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Dia menekankan kepada penyedia MBG agar memperhatikan gizi, kehigienisan, dan ketepatan waktu makannya bagi siswa.

Data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pasaman Barat, sebanyak 76.423 siswa di daerah itu akan menjadi sasaran program MBG.

Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Disdik Pasaman Barat Syamsul Bahri mengatakan dari 76.423 siswa itu terdiri dari siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 8.723 anak, siswa Sekolah Dasar (SD) sebanyak 52.185 anak, dan siswa SMP sebanyak 15.515 anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.