Paus Resmi Nyatakan Remaja Influencer Katolik Italia Sebagai Orang Suci
📅 Senin, 08 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Saat ini, lebih dari sebelumnya, kita membutuhkan contoh-contoh positif, kisah hidup teladan yang dapat membantu generasi muda kita menghindari mengikuti gambar-gambar yang mengecilkan hati, contoh-contoh kekerasan, dan tren sesaat yang tidak meninggalkan jejak," ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Vatikan telah mengakui Acutis melakukan dua mukjizat sejak kematiannya, sebuah langkah penting dalam perjalanan menuju kesucian.
Yang pertama adalah penyembuhan seorang anak Brasil yang menderita malformasi pankreas langka; yang kedua adalah pemulihan seorang pelajar Kosta Rika yang terluka parah dalam sebuah kecelakaan.
Dalam kedua kasus tersebut, kerabat berdoa memohon bantuan dari remaja tersebut, yang dibeatifikasi pada tahun 2020 oleh Paus Fransiskus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kanonisasi rasul cyber ini awalnya ditetapkan pada bulan April namun ditunda ketikaPaus Fransiskus meninggal dunia.
Ini adalah upacara pertama bagi Paus Leo kelahiran AS, yang mengatakan sebelum misa: "Saya gembira melihat begitu banyak orang muda!"
Ibu Acutis, Antonia Salzano, mengatakan bahwa putranya akan berterima kasih kepada semua orang yang datang untuk menandai pengangkatannya sebagai orang suci.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sebuah video yang diterbitkan oleh keuskupan Assisi pada tanggal 6 September, dia mengatakan putranya adalah bukti bahwa “kita semua dipanggil untuk menjadi orang kudus... Setiap orang istimewa”.
Di antara kerumunan pada 7 September terdapat Eleanor Hauser, 15 tahun, yang sedang dalam perjalanan sekolah ke Italia dari negara bagian Carolina Utara, AS. Ia mengaku telah diberi tahu tentang Acutis oleh neneknya yang beragama Katolik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!