Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO Cabut Darurat Mpox Global

📅 Sabtu, 06 Sep 2025, 16:45 WIB | Oleh:
WHO Cabut Darurat Mpox Global Doc: X - Tedros Adhanom Ghebreyesus
Ket. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan mpox tidak lagi menjadi darurat kesehatan internasional. Keputusan ini diambil setelah laporan menunjukkan adanya penurunan kasus di sejumlah wilayah Afrika, dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (6/9).

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengumumkan keputusan itu pada Jumat (5/9). Ia menyebutkan bahwa kasus mpox menurun di Republik Demokratik Kongo (DRC), Burundi, Sierra Leone, dan Uganda.

“Komite Darurat Mpox bertemu kemarin dan memberi saya saran bahwa menurut pandangan mereka, situasinya tidak lagi mewakili darurat kesehatan internasional. Saya menerima saran itu,” tulis Direktur Jenderal WHO di X.

Komite Darurat Mpox menilai situasi tidak lagi berstatus darurat global, dan Tedros menerima saran tersebut. Namun, WHO menegaskan bahwa pencabutan status darurat tidak berarti ancaman telah berakhir.

Hal tersebut dikarenakan mpox tetap dianggap sebagai darurat kesehatan di tingkat benua Afrika. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) juga menyatakan mpox masih menjadi darurat kesehatan di Afrika.

WHO pertama kali menetapkan mpox sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC) pada Agustus tahun lalu. Hal tersebut diumumkan ketika bentuk baru mpox mulai menyebar dari DRC ke negara-negara tetangga.

Penyakit ini menular melalui kontak dekat, biasanya ringan tetapi bisa berakibat fatal dalam kasus tertentu. Mpox menimbulkan gejala mirip flu serta luka berisi nanah, dengan risiko komplikasi lebih tinggi pada anak-anak, ibu hamil, dan penderita HIV.

Komite Darurat WHO yang bertemu setiap tiga bulan menegaskan bahwa meski status darurat dicabut, urgensi penanganan tetap harus dijaga. Anggota komite Dimie Ogoina menekankan pentingnya investasi, kemitraan, dan solidaritas internasional, khususnya bagi negara-negara Afrika yang paling terdampak. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.