Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Jadi Destinasi Wisata Favorit Para Wisatawan

📅 Sabtu, 06 Sep 2025, 23:58 WIB | Oleh:
Jepang Jadi Destinasi Wisata Favorit Para Wisatawan Doc: AFP

JAKARTA - Jepang dinobatkan sebagai destinasi wisata yang paling ingin dikunjungi kembali oleh wisatawan, sebagian besar karena daya tarik kuliner dan kualitas produknya, demikian hasil survei terbaru agensi periklanan ternama Dentsu Inc.

Dalam jajak pendapat daring yang melibatkan responden dari 20 negara dan ekonomi yang telah bepergian ke berbagai negara, Jepang menempati peringkat pertama dengan 52,7 persen, diikuti Korea Selatan (20,0 persen) dan Amerika Serikat (16,6 persen).

Menurut Kyodo, minat terhadap kuliner dan barang-barang Jepang—termasuk kualitas produk bekas—mengungguli faktor nilai yen yang lemah, yang sering disebut sebagai alasan meningkatnya jumlah wisatawan.

Produk toko serba ada yang paling disukai responden adalah sushi (46,9 persen), es krim (45,1 persen), serta onigiri dan makanan manis (43,3 persen).

Survei yang dilakukan antara Mei dan Juni tersebut melibatkan 12.400 responden dari Australia, Inggris, Kanada, Tiongkok, Prancis, Jerman, Hong Kong, India, Indonesia, Italia, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Korea Selatan, Spanyol, Taiwan, Thailand, Vietnam, dan Amerika Serikat.

Dari 47 prefektur di Jepang, Tokyo, Hokkaido, Osaka, dan Kyoto menempati posisi teratas dalam hal popularitas dan pengalaman kunjungan.

Sebaliknya, persentase wisatawan yang mengunjungi daerah pedesaan tanpa singgah di Tokyo, Nagoya, Osaka, atau Kyoto tergolong kecil.

Namun, dari mereka yang mengunjungi daerah perdesaan, 96,2 persen menyatakan puas dengan pengalaman mereka, dan 93,4 persen ingin kembali berkunjung.

Seorang pejabat Dentsu menyatakan bahwa meskipun potensi pariwisata di daerah pedesaan sangat tinggi, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi.

Menurut survei, kurangnya titik akses Wi-Fi, dukungan multibahasa, serta keterbatasan aksesibilitas menjadi faktor yang menghambat minat wisatawan untuk berkunjung ke daerah tersebut. Ant/Kyodo

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.