Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sungai Kuantan Dibersihkan. 55 Unit Rakit PETI Dimusnahkan Tim Gabungan

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 13:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sungai Kuantan Dibersihkan. 55 Unit Rakit PETI Dimusnahkan Tim Gabungan Doc: Antara Foto
Ket. Tim gabungan kepolisian bersama BPBD dan Satpol PP Kuansing ketika menemukan aktivitas PETI di Sungai Kuantan.

Tim gabungan dari Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing) bersama Satpol PP Kuansing, BPBD Kuansing dan Direktorat Polisi Air Kepolisian Daerah Riau menghancurkan 55 unit rakit penambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Kuantan.

Kepala Satuan Samapta Polres Kuansing, AKP Refriadi mengatakan pihaknya melakukan patroli dari arena pacu jalur Tepian Nyiur Malambai, Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti. Sebanyak enam unit "speedboat" dikerahkan untuk menyusuri aliran sungai pada patroli Kamis (4/9) kemarin.

"Kami beri kesempatan sampai sore untuk membongkar secara mandiri. Namun apabila tidak dilakukan, kami akan ambil langkah tegas dengan menertibkan langsung di lapangan,” katanya di Teluk Kuantan, Jumat.

Sebanyak 55 unit rakit PETI terdiri atas 35 unit di Desa Pulau Bayur dan 20 unit di Desa Teluk Pauh. Lima rakit PETI di Desa Sikakak dan Pulau Jambu langsung dilakukan penindakan dengan cara dirusak.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Cerenti, AKP Beni A. Siregar, menegaskan pihaknya telah berulang kali melakukan sosialisasi dan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan di desa. Dia meminta pejabat kepala desa mendampingi masyarakat agar segera membongkar rakit PETI tersebut.

"Kita sudah memberikan edukasi agar aktivitas ini tidak kembali terjadi. Kalau masih ada yang nekat, rakit akan langsung kami rusak dan proses hukum tetap berjalan,” tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, Yulizar juga mengingatkan bahwa kejernihan Sungai Kuantan usai operasi besar-besaran harus dijaga bersama. Saat pacu jalur, air Sungai Kuantan jernih untuk pertama kalinya setelah 20 tahun.

"Itu bisa dinikmati masyarakat berkat kerja keras tim gabungan. Sesuai instruksi Bupati Kuansing, kita tidak boleh lagi membiarkan aktivitas PETI merusak sungai,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.