Terekam TV, Putin dan Xi Jinping Bahas Soal Keabadian dan Transplantasi Organ Jelang Parade Militer
📅 Kamis, 04 Sep 2025, 11:37 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: TASS
BEIJING - Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Russia Vladimir Putin terdengar membahas soal keabadian dan transplantasi organ sebelum parade militer besar-besaran di Beijing pada Rabu (3/9) pagi, dalam komentar yang ditangkap oleh mikrofon media pemerintah.
Dalam adegan bersejarah, Xi berjabat tangan dengan Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kemudian mengobrol dengan keduanya saat berjalan di karpet merah di Lapangan Tiananmen, Putin di sebelah kanan Xi dan Kim di sebelah kirinya.
"Saat ini... 70 tahun," kata Xi dalam bahasa Mandarin sambil berjalan di samping Putin dan Kim, sebagaimana ditunjukkan dalam rekaman stasiun penyiaran pemerintah Tiongkok, CCTV.
Seorang penerjemah bahasa Mandarin kemudian menyampaikan pernyataan Putin kepada Xi.
"Dengan... perkembangan bioteknologi, organ manusia dapat terus ditransplantasikan, orang-orang dapat terlihat lebih muda seiring bertambahnya usia, dan bahkan mungkin menjadi abadi," kata Putin, menurut penerjemah tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Xi kemudian berbicara lagi ketika kamera beralih: "Prediksinya, pada abad ini, mungkin... mungkin untuk hidup hingga usia 150 tahun."
Putin mengonfirmasi percakapan tersebut dalam jumpa pers pada hari Rabu.
"Ah, saya rasa saat kami akan menghadiri parade itulah Ketua berbicara tentang hal ini," ujarnya kepada wartawan, merujuk pada Xi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Cara-cara modern -- baik peningkatan kesehatan maupun cara-cara medis, dan bahkan semua jenis cara pembedahan yang terkait dengan penggantian organ -- memungkinkan umat manusia untuk berharap bahwa kehidupan aktif akan terus berlanjut, tidak seperti saat ini," tambah Putin.
Pemimpin Tiongkok dan Russia, keduanya berusia 72 tahun, belum menyatakan niat untuk mengundurkan diri.
Sementara pendahulu Xi, Jiang Zemin dan Hu Jintao melepaskan kekuasaan setelah 10 tahun menjabat, ia menghapus batasan masa jabatan pada tahun 2018 dan pada tahun 2023 ia memegang masa jabatan ketiga sebagai presiden Tiongkok.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!