Kasus TB Meningkat di Eropa dan Asia Tengah
📅 Selasa, 25 Mar 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ecdc.europa.eu
COPENHAGEN - Anak-anak di bawah usia 15 tahun menyumbang 4,3 persen kasus tuberkulosis (TB) baru dan kambuh di wilayah Eropa WHO pada tahun 2023, 10 persen lebih banyak dibandingkan 12 bulan sebelumnya, kata sebuah laporan pada Senin (24/3).
Lebih dari 172.000 orang secara keseluruhan dilaporkan memiliki kasus penyakit baru dan kambuh di 53 negara, termasuk beberapa negara di Asia Tengah, lapor WHO.
“Jumlahnya serupa dengan tingkat tahun 2022 tetapi di Uni Eropa/Area Ekonomi Eropa (EU/EEA) hampir 37.000 orang terdiagnosis dengan 2.000 lebih banyak dari tahun sebelumnya,” kata WHO Eropa dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC).
“Anak-anak di bawah usia 15 tahun juga menyumbang 4,3 persen dari seluruh kasus TB di UE/EEA, dan ini menandakan peningkatan untuk tahun ketiga berturut-turut,” imbuh badan kesehatan tersebut dalam sebuah pernyataan.
Temuan laporan tersebut menunjukkan bahwa penyebaran TB masih berlangsung di wilayah tersebut, dan badan kesehatan mencatat bahwa tindakan kesehatan masyarakat segera diperlukan untuk mengendalikan dan mengurangi beban TB yang terus meningkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Mengakhiri TB bukanlah mimpi. Itu adalah pilihan. Sayangnya, beban TB saat ini dan peningkatan jumlah anak yang terkena TB menjadi pengingat bahwa kemajuan dalam melawan penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan ini masih rapuh,” kata direktur regional WHO, Hans Kluge, dalam sebuah pernyataan.
Direktur ECDC Pamela Rendi-Wagner menekankan bahwa sangat penting bagi Eropa untuk memperbarui fokusnya pada pencegahan dan pengobatan yang tepat waktu dan efektif.
Badan kesehatan juga mencatat bahwa tuberkulosis yang resisten terhadap banyak obat (MDR-TB) tetap menjadi tantangan signifikan di wilayah tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dengan meningkatnya kasus TB yang resisten terhadap obat, biaya tidak bertindak hari ini akan ditanggung oleh kita semua di masa mendatang,” kata Rendi-Wagner. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!