Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Gerbang Tol Ciawi 2 Bogor, Petugas Terluka
📅 Kamis, 04 Sep 2025, 09:55 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Polresta Bogor Kota
BOGOR - Sebuah truk kontainer mengalami kecelakaan di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2, Jalan Tol Jagorawi arah Jakarta, Kamis (4/9), pukul 02.30 WIB, sehingga menyebabkan seorang petugas tol mengalami luka ringan dan beberapa gardu layanan mengalami kerusakan.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Gerbang Tol Ciawi 2. Saat ini masih dalam proses evakuasi,” kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polresta Bogor Kota, AKP Santi Marintan. di Bogor.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika truk kontainer dengan nomor polisi B-9647-UEL melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta.
Saat memasuki pintu GT Ciawi 2, truk diduga mengalami gagal pengereman dan menabrak beton pembatas lajur. Kendaraan tersebut kemudian terdorong ke depan hingga menabrak truk Isuzu Colt Diesel bernomor polisi F-8643-VE yang tengah melakukan transaksi e-toll.
Benturan keras juga menyebabkan truk kontainer menabrak gardu tol sehingga seorang petugas jasa marga mengalami luka ringan dan dilarikan ke RS Ciawi untuk mendapat perawatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pengemudi truk kontainer dilaporkan melarikan diri dan masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) dalam keterangan resminya menyebutkan akibat kecelakaan tersebut tiga gardu di GT Ciawi 2 mengalami kerusakan.
“Untuk mengurai antrean, kami mengoptimalkan penggunaan tiga unit mobile reader dan bantuan tapping oleh petugas di lokasi,” kata Senior Manager Representative Office 1 JMT, Alvin Andituahta Singarimbun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Alvin mengatakan pihaknya saat ini fokus pada percepatan evakuasi kendaraan yang terlibat serta perbaikan gardu tol agar layanan transaksi dapat segera normal. Ia juga mengingatkan pentingnya kondisi kendaraan yang prima untuk keselamatan pengguna jalan tol.
“Perhatian serius perlu diberikan terhadap kelayakan kendaraan. Kendaraan yang tidak prima sangat membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!