NATO Tegaskan Rusia Ancaman Paling Signifikan bagi Keamanan Euro-Atlantik
📅 Rabu, 03 Sep 2025, 18:30 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Anadolu Agency
JAKARTA — Kepala NATO Mark Rutte menegaskan bahwa Rusia masih menjadi ancaman paling signifikan dan langsung terhadap keamanan kawasan Euro-Atlantik. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Presiden Estonia Alar Karis di Brussels pada Rabu, yang sekaligus menjadi peringatan bagi negara-negara sekutu untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem pertahanan kolektif.
Rutte menyebut Rusia sebagai faktor utama yang menimbulkan ketidakstabilan di kawasan, sehingga aliansi Barat tidak boleh lengah.
“Jadi kita harus tetap waspada, berinvestasi lebih banyak di bidang pertahanan, memperluas produksi industri pertahanan di kedua sisi Atlantik, dan terus mendukung Ukraina,” ujarnya menegaskan komitmen NATO terhadap keamanan kawasan.
Ia juga menyoroti pentingnya pertemuan “Koalisi yang Bersedia” yang digelar di Paris pada Kamis, yang diperkirakan akan menjadi forum strategis membahas jaminan keamanan bagi Ukraina. Pertemuan ini semakin penting setelah Presiden AS Donald Trump bulan lalu menyatakan niatnya untuk terlibat dalam skema jaminan keamanan bagi Kyiv, sebuah langkah yang dinilai berpotensi mengubah dinamika geopolitik.
“Saya berharap besok, atau segera setelah besok, akan ada kejelasan tentang apa yang secara kolektif dapat kita wujudkan,” kata Rutte, seraya menekankan perlunya langkah konkret dari para sekutu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif Amerika Serikat akan menjadi faktor penentu dalam memperkuat sistem pertahanan kolektif NATO.
Menurut Rutte, negara-negara sekutu harus memperluas koordinasi dengan Washington untuk menentukan bentuk kontribusi yang bisa diberikan oleh AS. Ia menekankan bahwa langkah itu diperlukan agar aliansi dapat mengambil keputusan bersama yang lebih solid dalam mengatasi ancaman keamanan yang datang dari Rusia.
Di sisi lain, Presiden Estonia Alar Karis menegaskan kembali komitmen negaranya untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap Ukraina. Ia menyebut perjalanan Ukraina menuju keanggotaan NATO bukan hanya penting bagi masa depan negara itu sendiri, tetapi juga vital untuk memperkuat aliansi secara keseluruhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ukraina akan membuat NATO sendiri menjadi jauh lebih kuat,” ujar Karis.
Ia menambahkan bahwa keanggotaan Ukraina akan memberikan jaminan keamanan terbaik, tidak hanya bagi Kyiv, tetapi juga bagi stabilitas seluruh kawasan Eropa yang tengah menghadapi tekanan geopolitik.
Karis menegaskan bahwa kehadiran Ukraina dalam NATO akan menutup celah kerentanan yang selama ini kerap dimanfaatkan Rusia untuk melancarkan agresi. Ia menilai langkah tersebut juga akan memberikan pesan kuat kepada dunia bahwa aliansi transatlantik tetap solid dan siap menghadapi segala bentuk ancaman.
Pernyataan tegas dari Rutte dan Karis muncul di tengah meningkatnya tensi geopolitik global, terutama dengan masih berlanjutnya perang Rusia di Ukraina. NATO disebut akan terus memperkuat posisinya sebagai benteng pertahanan utama kawasan Euro-Atlantik, dengan memastikan bahwa sekutu tetap bersatu dan memperluas kapasitas militernya.
Rutte menegaskan bahwa investasi pertahanan, produksi senjata, serta dukungan kepada Ukraina tidak lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban kolektif bagi aliansi. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa NATO akan terus meningkatkan komitmennya untuk menjaga keamanan dan stabilitas global di tengah dinamika yang semakin kompleks.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!