Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Hebat dari Bekasi: Aspal Plastik Tahan Lama, Harga Setengah Lebih Murah!

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Inovasi Hebat dari Bekasi: Aspal Plastik Tahan Lama, Harga Setengah Lebih Murah! Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Aspal campuran limbah plastik digunakan untuk memperbaiki jalan akses menuju Gerbang Tol Gabus pada Ruas Cibitung-Cilincing di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa.

BEKASI - Inovasi aspal limbah campuran plastik (Asli Cantik) yang diperkenalkan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi diklaim mampu menekan biaya pembangunan jalan hingga 50 persen dibandingkan bahan aspal pada umumnya.

"Sekarang tahap uji coba sambil terus kita sempurnakan formulanya. Jadi setiap uji coba di lapangan, kami evaluasi kembali, kami uji kembali di laboratorium yang kami miliki. Terus kami lakukan hingga benar-benar tepat kandungannya," kata Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Henri Lincoln di Cikarang, Selasa.

Dia mengatakan gagasan ini berangkat dari persoalan panjang jalan kabupaten yang mencapai 1.077 kilometer dengan tingkat kemantapan hanya 70 persen. Artinya, 30 persen dalam kondisi rusak sementara kebutuhan anggaran perbaikan cukup besar.

"Dengan Asli Cantik, kita manfaatkan limbah aspal dan plastik. Secara kekuatan sama dengan aspal biasa, tapi biaya bisa ditekan setengahnya," katanya.

Ia menyatakan sejauh ini kandungan limbah plastik dalam aspal baru mencapai 10-20 persen. Setelah serangkaian pengujian, ditargetkan kandungan limbah plastik bisa mencapai 50 persen.

"Makanya kami terus mencari formula karena harapannya bisa sampai 50 persen. Dengan begitu otomatis biaya pembangunan berkurang 50 persen juga, sehingga dengan anggaran yang ada kuantitas jalan yang diperbaiki bisa lebih banyak," katanya.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Dede Chairul menambahkan kualitas aspal plastik relatif setara dengan aspal reguler, termasuk daya tahan terhadap tonase kendaraan maupun gesekan ban.

Dirinya mengaku ada kelemahan pada aspal daur ulang ini yakni hanya mampu bertahan selama satu sampai dua jam setelah produksi hingga digunakan di lapangan sedangkan aspal reguler mampu bertahan hingga empat jam.

"Ini jadi kendala ketika lokasi perbaikan jauh. Karena itu, kita terus sempurnakan formula agar stabil secara kualitas," katanya.

Dirinya mengaku inovasi ini pertama kali ditemukan sekitar empat bulan lalu dan sudah melalui tiga kali uji coba. Hasilnya dinilai cukup kuat sehingga kini mulai diimplementasikan di lapangan.

Dede menyebut dari aspek efisiensi anggaran, perbandingan harga produksi aspal limbah ini sangat signifikan. "Biasanya kita beli aspal Rp1 juta tapi kalau Asli Cantik hanya Rp500.000. Artinya, kalau dengan Rp1 miliar kita bangun 500 meter, sekarang bisa lebih panjang," katanya.

Saat ini, penggunaan aspal plastik limbah ini masih difokuskan di wilayah Kabupaten Bekasi. Dinas SDABMBK juga berencana mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) agar inovasi ini bisa dikembangkan lebih luas.

"Kami berharap masyarakat mendukung. Kalau berhasil, ini bisa jadi solusi mengurangi sampah plastik sekaligus menghemat anggaran pembangunan jalan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.