Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gencarkan Sektor Finansial, Hong Kong Bidik Potensi Ekonomi Uzbekistan

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 20:38 WIB | Oleh:
Gencarkan Sektor Finansial, Hong Kong Bidik Potensi Ekonomi Uzbekistan Doc: AFP

TASHKENT - Kepala Eksekutif Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) John Lee memimpin delegasi bisnis dalam kunjungan ke Uzbekistan dari 3-5 Juni, bertemu dengan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, Perdana Menteri Abdulla Aripov, dan Menteri Luar Negeri Bakhtiyor Saidov.

Dalam kunjungan itu, kedua pihak menyepakati 35 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama yang mencakup bidang perdagangan, investasi, keuangan, teknologi, penerbangan, dan sejumlah bidang lainnya.

Presiden Mirziyoyev mengharapkan dapat membuka lebih jauh potensi kerja sama ekonomi yang ada antara berbagai wilayah di Uzbekistan dan Hong Kong serta menyatakan keyakinannya bahwa kunjungan delegasi bisnis Hong Kong tersebut akan memberikan kontribusi signifikan bagi tujuan tersebut.

Sementara itu, Menlu Saidov menyebut Hong Kong memiliki pengalaman unik dan potensi signifikan sebagai pusat keuangan dan bisnis internasional serta akan memainkan peran penting dalam modernisasi ekonomi Uzbekistan dan implementasi berbagai proyek kerja sama teknologi tinggi.

Lee mengatakan di bawah prinsip "satu negara, dua sistem", Hong Kong menikmati peluang nasional dan internasional. Dia menyampaikan Hong Kong akan terus berperan sebagai "penghubung super" dan "penambah nilai super."

Hong Kong juga akan semakin memperdalam kerja sama dan pertukaran dengan Uzbekistan di berbagai sektor, mendukung tujuan pembangunan berkualitas tinggi Uzbekistan serta bersama-sama memanfaatkan peluang yang dihadirkan oleh kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra guna mendorong pembangunan bersama Hong Kong-Uzbekistan, dan seluruh Asia Tengah.

Hong Kong dan Uzbekistan, menurut Lee, masing-masing merupakan pintu gerbang perdagangan dan investasi penting di kawasan Asia-Pasifik dan Asia Tengah serta dapat memanfaatkan kekuatan komplementer mereka untuk memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan serta membantu kalangan bisnis mengakses pasar yang lebih luas.

Dia menyampaikan bahwa cadangan emas Uzbekistan yang melimpah dan upaya Hong Kong untuk berkembang menjadi pusat perdagangan emas internasional menciptakan peluang kerja sama yang saling menguntungkan dalam sektor perdagangan emas dan layanan profesional terkait.

Sebagai salah satu hasil kunjungan tersebut, Lee mengatakan Pemerintah Uzbekistan telah menyetujui untuk mendirikan Konsulat Jenderal di SAR Hong Kong.

Hong Kong dan Uzbekistan juga menandatangani draf perjanjian layanan udara, yang memungkinkan maskapai penerbangan dari kedua belah pihak untuk menggunakan hak lalu lintas guna mengembangkan rute penerbangan.

Kedua pihak juga menyepakati kebijakan untuk memperpanjang periode perjalanan bebas visa timbal balik menjadi 30 hari untuk mempermudah pertukaran antarmasyarakat.

Selain itu, Museum Istana Hong Kong dan Museum Sejarah Negara Uzbekistan akan menjalin kemitraan dan bersama-sama menyelenggarakan pameran di masa mendatang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

22 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.