Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Keluarkan Peringatan, Bibit Siklon Picu Hujan Lebat di Aceh

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Keluarkan Peringatan, Bibit Siklon Picu Hujan Lebat di Aceh Doc: Antara
Ket. Sejumlah anak-anak bermain sepak bola dalam genangan air di ruas Jalan Sultan Iskandar Muda, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, saat kawasan tersebut dilanda hujan lebat, beberapa waktu lalu.

Meulaboh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bibit siklon di wilayah perairan Filipina, menjadi salah satu penyebab curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah pantai barat selatan Aceh.  

“Gangguan cuaca bibit siklon di perairan Filipina ini, dapat menambah masa udara di wilayah Aceh, sehingga menimbulkan tumbuhnya awan penyebab hujan lebat,” kata prakirawati Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Almira Aprilianti, Minggu. 

Almira mengatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi di sejumlah wilayah kabupaten/kota di pantai barat selatan Aceh, meliputi
Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat Daya. 

Kemudian Kabupaten Aceh Selatan, Kota Subulussalam Aceh, Kabupaten Aceh Singkil, serta Kabupaten Simeulue yang merupakan pulau terluar di wilayah Aceh.

Sedangkan angin permukaan angin bertiup dari barat dengan kecepatan berkisar antara 5-20 kilometer per jam, dengan suhu udara di wilayah pantai barat selatan Aceh juga terpantau berkisar antara 23-31 derajat celcius, dengan kelembaban udara berkisar antara 70 sampai dengan 95 persen.

“Sedangkan cuaca pada dini hari hingga pagi dan siang hari, terpantau berawan dan cerah tebal,” katanya.

Selain itu, kata Almira, berdasarkan pemantauan tinggi gelombang di perairan Samudera Indonesia di wilayah pantai barat selatan Aceh terpantau setinggi 0,5 meter hingga 1,5 meter.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan atau membuang sumber api rokok ke sembarangan tempat, karena dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.