Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen PBB Sambut Baik Pembentukan Badan Tata Kelola AI Global

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Sekjen PBB Sambut Baik Pembentukan Badan Tata Kelola AI Global Doc: antara
Ket. Pengembangan Artificial intelligence (AI)

HAMILTON - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, pada Selasa (26/8), menyambut baik keputusan Majelis Umum PBB untuk membentuk dua lembaga baru di dalam badan internasional tersebut.

"Sekretaris Jenderal menyambut baik keputusan Majelis Umum untuk membentuk dua mekanisme baru di dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa guna mendorong kerja sama internasional dalam tata kelola kecerdasan buatan (AI)," kata pernyataan juru bicaranya,  Stephane Dujarric.

Dua inisiatif baru tersebut-- Panel Ilmiah Internasional Independen PBB tentang AI dan Dialog Global tentang Tata Kelola AI-- digambarkan sebagai "langkah maju yang signifikan dalam upaya global untuk memanfaatkan manfaat kecerdasan buatan sekaligus mengatasi risikonya."

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa "Dialog Global tentang Tata Kelola AI akan menyediakan platform inklusif di dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa bagi negara-negara dan para pemangku kepentingan untuk membahas isu-isu kritis terkait AI yang dihadapi umat manusia saat ini."

"Panel Ilmiah tentang AI akan berfungsi sebagai jembatan penting antara penelitian AI mutakhir dan pembuatan kebijakan," kata pernyataan tersebut.

"Dengan menyediakan penilaian ilmiah yang ketat dan independen, hal ini akan membantu komunitas internasional untuk mengantisipasi tantangan yang muncul dan membuat keputusan yang tepat tentang bagaimana kita mengatur teknologi transformatif ini," menurut pernyataan itu.

Dujarric menambahkan bahwa Guterres akan "segera membuka pendaftaran untuk nominasi Panel Ilmiah," yang akan mempresentasikan laporan tahunan pada Dialog Global tentang Tata Kelola AI di Jenewa pada 2026 dan New York pada 2027.

Guterres juga "menyerukan semua pemangku kepentingan untuk mendukung inisiatif bersejarah ini dan berkontribusi dalam membangun masa depan di mana kecerdasan buatan melayani kebaikan bersama seluruh umat manusia," tambahnya.

Selama ini, PBB terus mendorong adanya kerangka kerja internasional yang dapat mengatur pengembangan AI secara etis dan bertanggung jawab. Pembentukan badan ini diharapkan bisa menjadi platform utama untuk menyusun standar global, memastikan AI digunakan untuk kebaikan umat manusia, bukan sebaliknya.SB/Ant/and

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.