Pemkab Lombok Tengah Dorong Promosi MotoGP Mandalika 2025 pada 3 hingga 5 Oktober Mendatang
📅 Selasa, 26 Agu 2025, 14:08 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
LOMBOK TENGAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap berkomitmen untuk mendukung promosi ajang MotoGP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika, 3-5 Oktober 2025.
"Permintaan daerah mendukung melalui promosi," kata Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya di Lombok Tengah, Selasa (26/8).
Ia mengatakan untuk hosting fee ajang MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika merupakan ranah ITDC bersama MGPA. “Memang ada wacana hosting fee itu dibebankan kepada daerah secara gotong royong,” katanya.
Namun, pembahasan terkait wacana tersebut belum ada dan pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. “Saat ini kami tetap mendukung dalam promosi,” katanya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan untuk anggaran hosting fee MotoGP 2025 tidak ada disiapkan di APBD. “Belum ada anggaran yang disimpan,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan penggunaan anggaran APBD untuk mendukung hosting fee tersebut harus mendapat persetujuan dari DPRD Lombok Tengah. “Harus kami diskusikan dengan pihak terkait," katanya.
Sebelumnya, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan persoalan hosting fee ajang MotoGP Indonesia 2025 ini tidak perlu dibesar-besarkan.
"Karena ITDC sudah siap menyelenggarakan event MotoGP di tahun 2025 ini,” kata Direktur Utama MGPA Priandhi Satria.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan perihal hosting fee sudah lama didiskusikan, disepakati bahwa hosting fee menjadi ranah ITDC, selaku pihak yang menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dorna.
“Saya sendiri juga menemani pak Troy selaku Chairman MotoGP untuk ketemu pemerintah provinsi diskusi saat itu mengenai hosting fee,” ungkapnya.
Meski demikian, Andhi tak menampik ada beberapa pemerintah daerah yang juga membayar hosting fee. Seperti kegiatan balap Powerboat dan Aquabike di Sumatera Utara.
“Sebagian beban dari hosting fee ini dibebankan juga ke pemerintah daerah,” katanya.
Andi menegaskan, persoalan hosting fee tidak perlu dibesar-besarkan menjadi isu menjelang MotoGP. Sebab, pihak ITDC sudah menyatakan siap menjalankan ajang tersebut untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di Indonesia.
“Artinya, ada tidak ada (bantuan hosting fee, red) ITDC sudah siap menjalankan,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!