Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panji Tengkorak, Film Animasi Indonesia Tanpa Embel 'Merah Putih'

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 17:55 WIB | Oleh:

Jalan cerita

Cerita film Panji Tengkorak sendiri mengangkat tema kepahlawanan dari era gelap peperangan kerajaan-kerajaan besar fiksi di abad ke-15.

Dalam film, Kerajaan Madyantara, menjadi latar belakang utama cerita, tempat di mana rakyatnya terjepit oleh ketegangan politik internal dan ancaman keamanan dari pihak luar.

Selain itu, ada kerajaan besar lain yaitu Aryadwipa, tapi tidak dieksplorasi lebih mendalam sebab Daryl mengatakan fokus cerita ini berada di Kerajaan Madyantara.

Di Madyantara pula, sejumlah pendekar melejit namanya, karena ketidakmampuan raja menghadapi ancaman kedamaian yang menyengsarakan seluruh rakyat kerajaan.

Dengan mengabaikan rakyat yang mengeluh karena masih merasakan ancaman yang tidak pernah usai, raja tetap mengutus Panglima Wirabaya (disuarakan oleh Donny Alamsyah) untuk memerintahkan prajurit menarik upeti dari masyarakat dengan jaminan keamanan.

Di sisi lain, para tetua pendekar seperti Bramantya, Lembugiri (Cok Simbara), dan Nagamas (Pritt Timothy) berhasil menemukan pusaka Ajisaka yang dirumorkan sebagai pusaka paling sakti (adidaya).

Konon, pusaka itu dapat membuat penggunanya menjadi pendekar ilmu putih yang paling sakti.

Ajisaka kemudian hendak diwariskan kepada raja kerajaan yang paling bijaksana serta benar-benar bertekad untuk menghentikan perang.

Walau telah menemukan pusaka tersebut, ketiga tetua pendekar itu tidak kunjung sependapat tentang siapa yang berhak mewarisi kesaktian Ajisaka. Hingga silang-pendapat itu mereda, pusaka tersebut akan terus mereka simpan di dalam peti harta yang kuncinya dibelah menjadi tiga bagian Bramantya, Nagamas, dan Lembugiri, masing-masing menyimpan satu bagian kunci pembuka peti pusaka itu.

Plot berkembang hingga pengungkapan rintangan baru.

Kemunculan faksi para bandit di wilayah terlarang Wanagetih yang dipimpin oleh pendekar Kalawereng (disuarakan oleh Tanta Ginting) berhasil merampas peti pusaka itu.

Kalawereng bukanlah bandit biasa, karena dulunya ia adalah seorang panglima Kerajaan Madyantara. Kalawereng mengklaim telah membelot dari kerajaan karena ia pernah memperoleh semacam "pencerahan" sewaktu berperang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Olahraga
George Russell Perlu Keajai...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.