Panji Tengkorak, Film Animasi Indonesia Tanpa Embel 'Merah Putih'
📅 Selasa, 26 Agu 2025, 17:55 WIB | Oleh: OpikMisi Kalawereng yang ingin merebut isi di dalam peti pusaka kuno ini, secara tak terduga mengikat takdirnya dengan Panji, murid Nagamas.
Sebagai pemegang salah satu bagian kunci, Bramantya meminta Panji menemaninya merebut kembali pusaka suci itu dari tangan Kalawereng karena Nagamas saat itu telah tiada.
Panji menerima tawaran tersebut, bukan karena ia adalah satu-satunya murid Nagamas, melainkan karena diiming-iming oleh kesaktian pusaka suci yang konon dapat melenyapkan kekuatan ilmu hitam, termasuk kutukan keabadian.
Peran pendukung
Sebaiknya Anda baca juga:
Film Panji Tengkorak membangun karakter pendukung yang memiliki peran signifikan dalam cerita. Di antaranya Gantari (disuarakan oleh Aghniny Haque) dari Perguruan Dewi Tari menjadi sosok yang membawa sedikit harapan dan sisi terang dalam dunia Panji yang gelap.
Di sisi lain, Bramantya (disuarakan oleh Donny Damara) dari Perguruan Tapak Besi memiliki adik satu perguruan bernama Lembugiri, hadir sebagai pemegang kunci yang dapat membuka peti pusaka Ajisaka.
Selain itu, ada juga karakter komedi yang dimunculkan yaitu Kuwuk (disuarakan oleh Candra Mukti). Kuwuk dalam cerita ini berperan minim sebagai anggota pasukan kerajaan karena banyak bicara namun kosong dalam tindakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, peran Kuwuk yang tidak menonjol justru menjadi menarik dilihat, sebab ia tidak hanya sering mengeluarkan tingkah dan celetukan lucu, tapi di sini Kuwuk merupakan narator yang mengisahkan legenda Panji Tengkorak kepada penonton.
Yang disayangkan
Terdapat satu elemen yang terasa kurang menyatu dalam film Panji Tengkorak yaitu penempatan lagu tema Bunga Terakhir ciptaan Bebi Romeo yang dinyanyikan duet penyanyi lintas generasi, Iwan Fals dan Isyana Sarasvati.
Lagu ini, dengan liriknya yang puitis dan melodi yang melankolis, ditempatkan pada adegan yang terasa tidak sejalan dengan emosi dan suasana keseluruhan film.
Momen ini di tengah adegan pertarungan yang seharusnya menegangkan. Kemunculan lagu yang berfokus pada asmara membuat atmosfer adegan menjadi terganggu.
Keputusan yang mungkin bertujuan untuk menambahkan kedalaman emosional pada karakter ini, terasa eksekusinya kurang berhasil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!