Perkuat Deteksi Dini Hipertensi dan Stroke dengan Tensimeter Pintar dengan Teknologi AI
📅 Kamis, 21 Mei 2026, 18:55 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Hipertensi masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar di Indonesia karena berperan sebagai faktor risiko utama stroke dan penyakit jantung. Dalam momentum Hari Hipertensi Sedunia, Omron Healthcare Indonesia meluncurkan tensimeter Seri EZ dan IQ untuk mendorong masyarakat lebih rutin memantau tekanan darah secara mandiri di rumah.
Berdasarkan data WHO, angka kematian akibat stroke di Indonesia pada 2021 mencapai 140,8 per 100.000 penduduk. Sementara penyakit jantung iskemik mencatat prevalensi sebesar 90,4 per 100.000 orang. Kondisi tersebut diperburuk oleh tingginya kasus hipertensi yang sering tidak disadari karena minim gejala atau dikenal sebagai silent killer.
Sekitar satu dari tiga orang dewasa di Indonesia hidup dengan hipertensi. Namun, banyak penderita baru mengetahui kondisinya setelah muncul komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal. Situasi ini menjadikan hipertensi tidak hanya sebagai persoalan individu, tetapi juga tantangan kesehatan masyarakat.
Director Omron Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe, mengatakan peluncuran tensimeter baru ini merupakan bagian dari visi perusahaan dalam menekan risiko penyakit kardiovaskular di Indonesia.
“Melalui Tensimeter Seri EZ dan IQ, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk memantau tekanan darah secara akurat, cepat, dan nyaman dari rumah. Selain itu, seri ini juga eco-saving karena 1,5 kali lebih efisien dibanding seri sebelumnya,” ujar Tomoaki melalui keterangannya pada hari Kamis (21/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Pentingnya Pemeriksaan Tekanan Darah di Rumah
Selain berdampak pada kesehatan, stroke juga menimbulkan beban ekonomi yang besar akibat biaya rawat inap, rehabilitasi, obat-obatan, hingga hilangnya produktivitas. Karena itu, langkah pencegahan dinilai jauh lebih ringan dibandingkan biaya pengobatan jangka panjang.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI juga terus mengampanyekan pola hidup sehat melalui gerakan CERDIK, yakni cek kesehatan berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Indonesian Society of Hypertension, Dr. Eka Harmeiwaty, menegaskan pengukuran tekanan darah yang akurat sangat penting dalam mendeteksi hipertensi sejak dini.
Menurutnya, hipertensi dapat memicu komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan, hingga kepikunan. Ia juga menyoroti pentingnya deteksi dini fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF), gangguan irama jantung yang meningkatkan risiko stroke dan gagal jantung pada pasien hipertensi.
“Pengukuran tekanan darah secara mandiri di rumah sangat dianjurkan untuk memonitor hasil pengobatan. Disarankan menggunakan alat pengukur tekanan darah yang tervalidasi klinis dan dapat dikalibrasi ulang,” kata Eka.
Seri EZ Bidik Pengguna Muda
Omron menghadirkan Seri EZ sebagai tensimeter dengan fungsi dasar yang mudah digunakan dan harga lebih terjangkau, mulai Rp 400 ribu. Produk ini menyasar generasi muda dan profesional muda yang mulai membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Seri EZ dilengkapi teknologi IntelliSense™ yang memungkinkan pengukuran tekanan darah lebih cepat, akurat, dan nyaman hanya dengan satu sentuhan. Produk ini juga diklaim lebih hemat energi hingga 1,5 kali dibanding generasi sebelumnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!