Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantul Masuki Cuaca Ekstraburuk, Mulai Cadangkan Logistik Darurat

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 02:33 WIB | Oleh:
Bantul Masuki Cuaca Ekstraburuk, Mulai Cadangkan Logistik Darurat Doc: ist
Ket. hujan angin

BANTUL – Berbagai daerah mulai memasuki masa berat menghadapi cuaca sangat buruk, termasuk Kabupaten Bantul, DIY. Untuk mengantisipasi kondisi yang jauh lebih buruk, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan kebutuhan logistic.

Selain itu, BPBD juga menyiapkan bahan bersifat darurat bagi para korban terdampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat, yang mengguyur daerah ini pada hari Selasa (19/8) dari siang hingga sore. Tujuannya agar bila diperlukan sewaktu-waktu sudah tersedia.

"Logistik kami tersedia, dari asesment di lapangan kita siapkan logistik atau terpal bila memang ada kebutuhan mendesak," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol di Bantul, Rabu. Menurut dia, pada Selasa (19/8) kejadian hujan dengan intensitas lebat di Bantul mengakibatkan 11 kejadian pohon tumbang, lima gerakan tanah, banjir genangan di dua lokasi, dan tiga dampak langsung angin kencang.

"Kami masih ada yang diasesment untuk nantinya kita koordinasikan mana yang menjadi prioritas. BPBD Bantul menyiapkan yang bersifat darurat seperti logistik, terpal, dan lain lain," katanya.  Dia menjelaskan, banjir luapan yang terjadi karena dampak cuaca ekstrem tersebut merupakan kejadian yang berulang jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Bantul maupun di sisi utara.

"Akan tetapi kejadian banjir genangan tersebut juga sudah surut seiring hujan yang sudah reda dan sudah dilakukan pembersihan secara mandiri oleh warga setempat," katanya. Dia mengatakan pula, sementara kejadian pohon tumbang di 11 lokasi tersebut sebagian belum tertangani setelah kejadian tersebut, sehingga penanganan dan evakuasi dahan pohon yang tumbang dilanjutkan pada Rabu (20/8).

"Sedangkan kondisi terakhir gerakan tanah belum tertangani dan membutuhkan untuk kerja bakti. Kerja bakti evakuasi barang rumah terdampak gerakan tanah di Sorowajan dilakukan pada Rabu 20 Agustus dibantu personel dari Banguntapan," katanya. Lebih lanjut Antoni mengatakan, atas kejadian tersebut, BPBD Bantul meminta masyarakat dan seluruh elemen selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi lagi di wilayah Bantul.

"Selalu berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, forum pengurangan risiko bencana -FPRB-, lembaga terkait, dan jejaring relawan untuk meningkatkan kewaspadaan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.