Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gammi Bawis, Persembahan Kuliner Legendaris Primadona Perairan Bontang Kuala

📅 Senin, 18 Agu 2025, 17:47 WIB | Oleh:

Dari dapur-dapur sederhana di perkampungan atas air, gammi bawis menjelma menjadi duta kuliner yang membanggakan.

Rentetan prestasi telah diukirnya, membuktikan kelezatannya yang tak terbantahkan. Pada 2011, ia meraih Juara I di Festival Benua Etam. Tiga tahun kemudian, kembali menjadi Juara I di Festival Kuliner Tradisional se-Kaltim.

Puncaknya, pada 2015, gammi bawis dinobatkan menjadi juara terbaik se-Kalimantan di Festival Kuliner Tradisional HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Prestasi tingkat nasional pun berhasil ditorehkan, salah satunya sebagai Juara II dalam lomba Masakan Khas Daerah Pangan Nusa. Tak berhenti di situ, gammi bawis berhasil masuk nominasi 10 besar Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 sebagai makanan tradisional terpopuler. 

Karsa Cipta

Setelah melalui berbagai upaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berhasil mencatatkan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Indikasi Asal untuk sambal gammi bawis.

Sertifikat pengakuan ini diserahkan langsung oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kaltim kepada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Bontang pada 2024 lalu.

Langkah ini bukan sekadar formalitas. Legalitas surat pencatatan ini menjamin secara hukum kreasi kuliner Sambal Gammi Bawis Bontang milik Pemerintah Kota Bontang yang bersumber pada kearifan lokal masyarakat Bontang Kuala.

Rafidah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Bontang menuturkan dari penegasan payung hukum ini, bahwa gammi bawis secara sah adalah warisan budaya dari Bontang, melindunginya dari klaim pihak lain dan mencegah pemanfaatan yang tidak sesuai dengan nilainya.

Lebih dari sekadar resep, keistimewaan gammi bawis terletak pada keunikan bahan bakunya. Klaim dari Pemerintah Kota Bontang bahwa ikan bawis yang menjadi bintang utama hidangan ini memiliki cita rasa yang sangat spesifik. Spesies ikan ini hanya dapat ditemukan di perairan Bontang dan Lombok dengan kualitas rasa yang setara.

20250818174404_6132071069771746240.jpeg

Suasana di perkampungan terapung Bontang Kuala, Bontang, Kalimantan Timur. Antara/Ahmad Rifandi.

Keunikan geografis inilah yang memperkuat argumen bahwa gammi bawis adalah produk khas yang tak bisa ditiru begitu saja, sekaligus menjadi identitas budaya yang perlu dilestarikan.

Pengakuan hukum ini menjadi fondasi bagi langkah-langkah strategis selanjutnya. Pemkot Bontang membentuk komunitas asal yang melibatkan para pelaku usaha kuliner gammi bawis dan tokoh adat Bontang Kuala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pusat Kota Karawang Akan Memiliki Taman

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pusat Kota Karawang Akan Me...
Megapolitan
Di Era Kepintaran Buatan, E...

Ada Apa Kemendagri dan KPK Bentuk Klaster Integritas Pemda?

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ada Apa Kemendagri dan KPK ...

Toronto Jadi Ajang Bersama Venus dan Eala  

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Toronto Jadi Ajang Bersama ...
Megapolitan
Pengadilan Tinggi Jakarta M...

Daerah Gencarkan Transaksi Menggunakan Sitem QRIS

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah Gencarkan Transaksi ...

Manfaatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Manfaatkan Potongan Harga T...

Polres Lombok Timur Pantau Pembelian BBM di SPBU

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Polres Lombok Timur Pantau ...

Rupiah Masih Rentan, 5 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan, 5 Agus...
Olahraga
Ajax Resmi Umumkan Kedatang...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Empat TPU di Kota Semarang Sudah Penuh
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.