Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konsumsi Narkoba di Australia Capai Level Tertinggi

📅 Sabtu, 16 Agu 2025, 00:20 WIB | Oleh:
Konsumsi Narkoba di Australia Capai Level Tertinggi Doc: AFP

CANBERRA - Konsumsi narkoba di Australia mencapai level tertinggi pada 2024, demikian terungkap dari analisis air limbah.

Komisi Intelijen Kriminal Australia (Australian Criminal Intelligence Commission/ACIC) pada Jumat (15/8) merilis laporan ke-24 dari Program Pemantauan Obat-obatan Air Limbah Nasional (National Wastewater Drug Monitoring Program), yang dibentuk pada 2016 untuk mengukur penggunaan narkoba dengan menganalisis air limbah dari berbagai lokasi di seluruh Australia.

Menurut laporan terbaru, warga Australia mengonsumsi 22,2 ton narkoba jenis methylamphetamine, kokaina, heroin, dan MDMA dalam periode 12 bulan hingga Agustus 2024, meningkat 34 persen dibandingkan 12 bulan sebelumnya dan merupakan tingkat konsumsi tertinggi dalam sejarah program tersebut untuk keempat jenis narkoba utama itu.

Laporan itu menyatakan bahwa rekor 12,8 ton methylamphetamine, yang juga dikenal sebagai metamfetamin atau sabu-sabu, dikonsumsi oleh warga Australia dalam kurun waktu satu tahun hingga Agustus 2024, dibandingkan dengan 10,5 ton dalam periode 12 bulan sebelumnya.

Konsumsi kokaina meningkat hampir 70 persen, dari 4,03 ton menjadi rekor tertinggi 6,8 ton dalam periode yang sama.

CEO ACIC Heather Cook mengatakan dalam pernyataannya bahwa volume konsumsi methylamphetamine, kokaina, heroin, dan MDMA tersebut diperkirakan memiliki nilai jual ilegal sebesar 11,5 miliar dolar Australia (1 dolar Australia = Rp10.523), dengan methylamphetamine menyumbang sekitar 8,9 miliar dolar Australia.

"Kelompok kejahatan serius dan terorganisasi mengeksploitasi tingginya permintaan untuk narkoba di Australia dan berfokus pada upaya untuk memaksimalkan keuntungan dengan mengorbankan keamanan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

ACIC menyatakan bahwa pemodelan mereka memperkirakan bahwa konsumsi methylamphetamine, kokaina, dan MDMA akan terus meningkat hingga 2027, sementara pasar heroin diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan dalam dua tahun ke depan. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.