Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polemik PBB Cirebon 1.000 Persen Bikin Warga Heboh! Dedi Mulyadi Turun Tangan 'Tenang, Aman!'

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 13:08 WIB | Oleh:
Polemik PBB Cirebon 1.000 Persen Bikin Warga Heboh! Dedi Mulyadi Turun Tangan 'Tenang, Aman!' Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Wali Kota Cirebon Effendi Edo saat memberikan keterangan, di Cirebon, Jawa Barat

Isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 1.000 persen di Kota Cirebon sempat memicu keresahan publik. Media sosial dipenuhi keluhan warga yang mengaku kaget dengan tagihan pajak yang membengkak. Namun di tengah gejolak ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara—dan membawa angin segar.

Dalam kunjungannya ke Kota Cirebon, Kamis (14/8/2025), Dedi bertemu langsung dengan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo. Pertemuan tersebut membahas secara spesifik soal rumor yang viral mengenai lonjakan tajam PBB di wilayah tersebut.

“Kita sudah duduk bersama Wali Kota Cirebon. Yang ramai soal PBB naik seribu persen itu sudah diklarifikasi,” ujar Dedi. Menurutnya, rencana kenaikan fantastis itu sebenarnya berasal dari kebijakan lama, yang dibuat pada 2024 saat Kota Cirebon masih dipimpin oleh Penjabat (Pj) Wali Kota.

Dedi menegaskan, situasi ekonomi masyarakat saat ini sedang tidak baik-baik saja. Karena itu, wacana kenaikan pajak yang dianggap tidak masuk akal harus dievaluasi.

“Sudah ada nota keberatan dari masyarakat. Ini bukan soal angka semata, tapi soal rasa keadilan,” tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi meminta komitmen dari Wali Kota Edo untuk meninjau ulang bahkan membatalkan keputusan lama itu. Hasilnya? Kabar baik untuk warga Cirebon: PBB akan dikembalikan ke nilai semula. Tidak akan ada kenaikan ekstrem, bahkan untuk tahun depan.

“Pak Wali menyampaikan dengan tegas, tidak akan ada kenaikan PBB 1.000 persen pada 2026. Masyarakat bisa tenang,” ucap Dedi.

Ia pun mengimbau warga untuk tidak lagi panik atau terpancing rumor. “Meskipun dada terasa sesak, keputusan ini harus diambil demi rakyat. Yang penting, pajak tidak jadi memberatkan,” tambahnya.

Dengan langkah cepat dan responsif ini, Dedi Mulyadi kembali menunjukkan gaya kepemimpinan yang dekat dengan rakyat—tegas saat dibutuhkan, dan peka saat masyarakat mulai gelisah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dari Ramadan hingga Pascaidulfitri: PLN NP Pasok 14,1 GW Listrik, Siagakan 8.898 Personel
    Preview komentar:
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.