Perjuangkan Transmigran Menjadi Patriot Bangsa
📅 Jumat, 15 Agu 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiPembangunan di kawasan transmigrasi sendiri kini diarahkan untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja. Dalam konteks tersebut, pendidikan menjadi kunci agar masyarakat setempat dapat berdaya secara mandiri dan berkelanjutan.
Sekolah Rakyat akan sangat relevan bagi daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Dengan kolaborasi antarkementerian, efektivitas program akan meningkat, dan pembangunan benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
Bagaimana persiapan sertifikasi lahan transmigrasi?
Tahun ini kami sudah alokasikan dana untuk program Trans Tuntas penyelesaian (hak milik) lahan transmigrasi melalui ABT (Anggaran Biaya Tambahan) tahun 2025 sebesar Rp62,5 miliar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini banyak lahan transmigrasi yang menghadapi permasalahan tumpang tindih kawasan dengan area hutan, sengketa Hak Guna Usaha (HGU) dengan para pelaku usaha dan perkebunan, serta konflik lahan dengan masyarakat setempat.
Untuk menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut, dana yang telah dialokasikan akan digunakan untuk inventarisasi Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi, percepatan penerbitan HPL Transmigrasi, percepatan penerbitan SHM Transmigrasi, dan penyelesaian permasalahan pertanahan.

Sebaiknya Anda baca juga:
KORAN JAKARTA/M. FACHRI
Berapa SHM yang siap dibagikan oleh Kementrans?
Kementrans menargetkan pembagian sertifikat hak milik (SHM) transmigrasi bagi 2.895 bidang tanah pada Juli 2025 dari 13.751 yang menjadi target penerbitan sertifikat tahun ini.
Untuk menyelesaikan berbagai permasalahan lahan transmigrasi yang sangat bervariatif, Kementrans telah menjalin kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam mencari solusi terbaik.
Apa harapan Anda terkait program transmigrasi,?
Kementrans berharap dukungan media massa dalam mengedukasi masyarakat terkait transformasi dan paradigma baru program transmigrasi. Kementrans saat ini berupaya untuk melakukan transformasi terkait fokus program transmigrasi yang tidak lagi untuk memindahkan penduduk, tapi untuk membangun pusat ekonomi baru.
Transmigrasi kini bukan lagi hanya sekadar perpindahan penduduk, tetapi pembangunan kawasan ekonomi yang berbasis kesejahteraan. Untuk itu peran media massa diperlukan untuk meluruskan pemahaman masyarakat yang masih terpaku pada paradigma lama program transmigrasi di era terdahulu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!