Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Macet, Saatnya Beralih ke Kereta Api

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Kereta api juga berperan penting dalam mengurangi kemacetan di kawasan perkotaan yang padat. Saat ini, pilihan transportasi di kawasan perkotaan yang sibuk semakin lengkap dengan adanya KAJJ, Commuter Line, Whoosh, LRT, KA bandara, serta angkutan kereta api logistik, yang semuanya saling mendukung untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih terintegrasi," kata Anne.

Sebagai operator transportasi kereta api, KAI berkomitmen untuk menjadi penyedia transportasi publik yang berkelanjutan dan rendah emisi. Dalam hal pengurangan emisi gas karbon, kereta api memiliki 6 hingga 7 kali emisi lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan pribadi.

Pilihan masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik, khususnya kereta api, jelas memberikan dampak lingkungan yang signifikan.

Contohnya, Commuter Line yang dapat menampung hingga 3.400 penumpang dalam sekali perjalanan setara dengan mengurangi 850 mobil (kapasitas 4 orang).

Seluruh pencapaian ini salah satunya didorong oleh on time performance (OTP) yang tetap konsisten.

Selama semester I 2025, ketepatan waktu keberangkatan KA penumpang yang dikelola KAI mencapai 99,51 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan berada di angka 96,25 persen.

Angka ini menjadi indikator penting bahwa sistem transportasi berbasis rel milik KAI semakin profesional dan dapat diandalkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Olahraga
Tijjani Reijnders Gabung Kl...

KPK Usut Izin WNA, Dugaan Korupsi BPJS TKA Ikut Terungkap

57 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
KPK Usut Izin WNA, Dugaan K...

'Mutiny': Balas Dendam Brutal Jason Statham di Kapal Kargo

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
'Mutiny': Balas Dendam Brut...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.