Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Bulan Budaya 2025 Jadi Momentum Perkuat Warisan Budaya

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 20:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Bulan Budaya 2025 Jadi Momentum Perkuat Warisan Budaya Doc: Antara
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin membuka kegiatan Festival Bulan Budaya 2025 di Museum Kota Makassar, Kamis (14/8).

Makassar - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin berharap Festival Bulan Budaya Kota Makassar 2025 bertajuk “Makassar Mulia, Makassar Berbudaya” itu menjadi kesempatan baik untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya setempat.

"Kita berharap Festival Bulan Budaya 2025 ini menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya Makassar, sekaligus menghidupkan sektor ekonomi kreatif melalui pariwisata budaya," ujarnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (14/8).

Appi --sapaan akrab Munafri Arifuddin-- itu, mengatakan kegiatan tersebut sekaligus memperingati Hari Budaya Ke-7 Kota Makassar serta menjadi bagian dari rangkaian HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di daerah itu.

Ia membuka perayaan dengan mengenakan jas tutup adat Bugis Makassar itu menendang bola takraw sebagai simbolisasi dimulai perayaan Bulan Budaya dan Karnaval secara resmi.

"Di festival ini, kita tidak menonjolkan ragam budaya sebagai perbedaan, tapi sebaliknya jadikan perbedaan sebagai perekat persatuan” katanya.

Pada kegiatan itu, ia menyampaikan Festival Bulan Budaya Kota Makassar akan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Makassar yang jatuh di setiap 1 April.

"Di setiap tanggal 1 April kita akan memperingati hari kebudayaan di Kota Makassar dengan berbagai macam acara yang akan kita buat. Lalu untuk puncaknya, kita mengikuti peringatan hari budaya secara nasional pada 17 Oktober," katanya.

Sejalan dengan keinginan menguatkan dan memperkaya wawasan kebudayaan masyarakat Kota Makassar, ia meminta Dinas Kebudayaan menggelar kegiatan budaya selama sebulan menuju Hari Kebudayaan Nasional.

"Saya mau menuju ke 17 Oktober, dari 17 September sampai 17 Oktober, satu bulan penuh kegiatan budaya harus ada di kota Makassar dan menjadi event tetap untuk bisa menghadirkan seluruh masyarakat dan bisa turut hadir menyaksikan," katanya.

Ia menekankan bahwa budaya, khususnya di Kota Makassar, tidak boleh hanya sebatas seni pertunjukan, tetapi harus menjadi karakter dalam kehidupan masyarakat.

Ia mendorong integrasi nilai-nilai lokal ke dalam kurikulum pendidikan dasar, memperkenalkan aksara Lontara, corak kain sutra Bugis-Makassar, hingga mendorong setiap kantor pemerintahan dan sekolah menampilkan identitas budaya lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.