Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Pangandaran Gelar Aksi Tolak Keramba Jaring Apung

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 12:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Pangandaran Gelar Aksi Tolak Keramba Jaring Apung Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah warga menggelar aksi penolakan keramba jaring apung (KJA) di kawasan Pantai Timur Pangandaran karena mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat terutama sektor pariwisata yang digelar di Susi Air Beach Strip, Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025)

PANGANDARAN – Berbagai kelompok masyarakat Kabupaten Pangandaran menggelar aksi dan deklarasi menolak keberadaan keramba jaring apung (KJA) di kawasan Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat karena mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat terutama sektor pariwisata.

"Kami menyatakan menolak dengan tegas keberadaan keramba jaring apung di Pantai Timur Pangandaran," kata koordinator aksi, Iwan Sofa, saat deklarasi di Susi Air Beach Strip, Pangandaran, Rabu (13/8).

Peserta aksi massa di antaranya dari komunitas pelaku usaha wisata. Aksi itu juga dihadiri Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, mantan Bupati Pangandaran Jeje, serta mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan jajaran tokoh lainnya.

Massa secara kompak membacakan deklarasi penolakan KJA di kawasan Pantai Timur Pangandaran dan menuntut pemerintah untuk segera mencabut izinnya.

"Keberadaan KJA akan mengganggu kegiatan pariwisata di Pangandaran karena lokasi tersebut merupakan jantung penggerak nadi perekonomian," kata Iwan.

Ia menjelaskan Kabupaten Pangandaran merupakan daerah yang menjadi tujuan wisata sesuai dengan visi misi pemerintah daerah yang tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat.

Berdasarkan regulasi nasional dan Peraturan Daerah Tata Ruang Laut Provinsi, kata dia, Pantai Timur sebagai wilayah konservasi yang harus dilindungi dan dijaga untuk kepentingan stabilitas lingkungan dan ekosistem laut.

"Keberadaan KJA bertentangan dengan visi misi dan kebijakan makro pemerintah daerah yang menjadikan Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata," katanya.

Mantan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan dukungannya menolak keberadaan KJA karena akan menimbulkan masalah untuk sektor pariwisata.

Ia menyampaikan selama menjabat Bupati Pangandaran dua periode selalu memperhatikan tentang penataan kawasan pariwisata, termasuk destinasi wisata pantai di Pangandaran.

Jeje menyampaikan massa dari Kabupaten Pangandaran siap menggelar aksi damai di Bandung untuk menyampaikan aspirasi terkait penolakan KJA di Pantai Timur Pangandaran.

"Kita jalan ke Bandung, kita salurkan aspirasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.