Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tulungagung Tata Ulang Kawasa Wisata Kuliner Pinka

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 20:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tulungagung Tata Ulang Kawasa Wisata Kuliner Pinka Doc: ANTARA
Ket. Kondisi Kawasan Kuliner Pinka di Tulungagung yang belum tertata, dengan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) masih berjualan di bahu jalan.

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mulai menata ulang kawasan kuliner Pinka dengan langkah awal membentuk paguyuban pedagang kaki lima (PKL) sebagai wadah resmi pengelolaan dan pembinaan pedagang agar aktivitas jual-beli lebih tertib dan teratur.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tulungagung, Slamet Sunarto, di Tulungagung, Selasa (12/8), mengatakan pembentukan paguyuban pedagang telah disepakati dalam rapat lintas instansi bersama perwakilan pedagang.Targetnya, paguyuban resmi terbentuk pada akhir Agustus 2025.

"Penataan PKL di Kawasan Kuliner Pinka ini sudah mendapat persetujuan penuh dari Bupati Tulungagung. Dengan paguyuban, pemerintah bisa menjangkau seluruh PKL untuk program pembinaan UMKM," kata Slamet.

Ia menegaskanpaguyuban yang dibentuk hanya satu dan wajib diikuti seluruh PKL di kawasan tersebut.Setelah terbentuk, pemerintah akan melakukan rapat finalisasi untuk mengidentifikasi kebutuhan pedagang.Koordinator Pedagang Kawasan Kuliner Pinka, Nanang Rohmat, menyambut positif penataan ini.

Menurutnya, keberadaan paguyuban akan mempermudah pengurusan perizinan lokasi usaha yang tidak dapat dilakukan atas nama perorangan.

"Saat ini sudah ada 160 pedagang yang sepakat bergabung. Jumlah ini bisa bertambah sesuai ketersediaan ruang setelah penataan," ujar Nanang.

Penataan kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, ketertiban, dan perputaran ekonomi lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.