Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot: Bangunan liar hingga sampah jadi penyebab banjir di Serang

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 22:42 WIB | Oleh:
Pemkot: Bangunan liar hingga sampah jadi penyebab banjir di Serang Doc: ANTARA/Putra M. Akbar
Ket. Ilustrasi: Seorang buruh angkut berjalan melewati banjir di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Banten, Kamis (9/1/2025).

Serang, 14/1 - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Provinsi Banten, menyampaikan bangunan liar hingga tumpukan sampah menjadi penyebab banjir di kota tersebut.

Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi, di Serang, Selasa, mengatakan persoalan banjir yang kerap kali terjadi pada saat musim penghujan ini karena sistem drainase yang tidak optimal akibat adanya tumpukan sampah dan bangunan liar.

"Hasil pantauan tim Dinas PUPR Kota Serang, yang dominan masalah banjir ini karena banyak bangunan-bangunan di atas saluran, bahkan bikin fondasi serta banyaknya tumpukan sampah yang dibuang di saluran air," katanya.

Sehingga, kata dia, air yang semestinya mengalir dengan baik terhalang oleh sampah dan bangunan-bangunan yang berada di atas saluran.

Menurutnya, untuk melakukan pembenahan serta penataan secara menyeluruh sebagai upaya penanganan banjir di wilayah tersebut, harus melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Misalnya, lanjut dia, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat serta Kelurahan setempat.

"Kami sudah koordinasi dengan yang punya wilayah, kecamatan, kelurahan. Artinya mereka yang inventarisasi data dan lain sebagainya. Karena kami hanya bicara infrastruktur makanya kami sama-sama dengan mereka," katanya.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran sungai maupun drainase serta mendirikan bangunan liar di atas drainase yang menjadi salah satu penyebab utama terganggunya fungsi saluran air.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan sedikitnya ada empat wilayah yang diprediksi rawan terjadi banjir yaitu Kecamatan Serang, Walantaka, Taktakan, dan Kasemen.

"Terkait titik kerawanan banjir di Kota Serang berdasarkan data masih di Kecamatan Serang, sebagai besar Kecamatan Taktakan dan Kasemen, dan sebagian kecil Kecamatan Walantaka,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.