PCO: CKG Dorong Masyarakat Ubah Pola Pikir Kesehatan
📅 Selasa, 12 Agu 2025, 02:30 WIB | Oleh: Ilham SudrajatPemerintah menargetkan masyarakat bisa cek kesehatan rutin setahun sekali.
"Semua orang berhak mendapat layanan ini, tanpa terkecuali," kata Hariqo.
Ia menambahkan, makin tua usia Indonesia, makin besar kesadaran rakyat menjaga kesehatan. "Karena, menjaga kesehatan sama saja menjaga kemerdekaan," ujar dia.
CKG juga menjadi alat evaluasi sistem kesehatan nasional. Pemerintah bisa mengukur kesiapan fasilitas dan tenaga medis dari data CKG.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tahun ini, pemerintah menargetkan peningkatan layanan di 32 RSUD. Tahun depan, menyusul 36 RSUD lainnya.
Presiden Prabowo juga meneken Perpres No. 81/2025 tentang tunjangan dokter spesialis di daerah terpencil.
"Ini bentuk dukungan nyata pemerintah untuk tenaga kesehatan," kata Hariqo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Frederikus Jesly Maijai (21 tahun), penerima manfaat CKG, merasa program ini menyelamatkan dirinya dari keterpurukan.
"Saya kecewa karena harus tunda karier atlet karena TBC," kata Rickson, sapaan akrabnya.
Setelah ikut CKG, Rickson tahu langkah penyembuhan yang harus ia tempuh.
"Saya semangat bangkit lagi mengejar cita-cita," kata dia.
Kepala Puskesmas Bupul, Merauke, dr Libertine Mandala Putri, menilai CKG sangat membantu puskesmas. "Puskesmas bukan hanya kuratif, tapi juga preventif. Makanya CKG sangat membantu," ujar dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!