Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Minta Amerika Longgarkan Ekspor Produk Chip

📅 Senin, 11 Agu 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tiongkok Minta Amerika Longgarkan Ekspor Produk Chip Doc: Mandel NGAN and Pedro Pardo/AFP
Ket. Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

JAKARTA - Otoritas Tiongkok dikabarkan meminta Amerika Serikat (AS) melonggarkan ekspor produk chip dengan memori bandwith tinggi (high bandwith memory/HBM). Chip tersebut sangat penting digunakan untuk pengembangan kecerdasan buatan atau artifical intelligence.

Dilansir dari Reuters, Minggu (10/8), permintaan itu disampaikan Tiongkok sebagai bagian dari kesepakatan dagang sebelum kemungkinan pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping. Kabar itu pertama kali dilaporkan oleh Financial Times.

Para pejabat Tiongkok dikabarkan telah memberi tahu para perwakilan di Washington bahwa Beijing ingin pemerintahan Trump melonggarkan pembatasan ekspor chip HBM.

Yang jelas, chip HBM dapat berguna untuk membantu menjalankan tugas-tugas AI yang intensif data dengan cepat. Tiongkok khawatir pembatasan ekspor chip HBM dari AS dapat menghambat kemampuan perusahaan-perusahaan seperti Huawei untuk mengembangkan chip AI mereka sendiri.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Selasa (5/8) mengatakan pihaknya hampir mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok. Ia pun akan bertemu dengan mitranya Presiden Tiongkok, Xi Jinping sebelum akhir tahun jika kesepakatan tercapai.

Trump mengecilkan anggapan bahwa ia ingin bertemu dengan Xi Jinping, dan mengatakan bahwa ia hanya ingin bertemu dengan mitranya dari Tiongkok sebagai bagian dari upaya menyelesaikan negosiasi perdagangan.

“Dia meminta pertemuan, dan kemungkinan besar saya akan mengadakan pertemuan sebelum akhir tahun, jika kita mencapai kesepakatan. Jika kita tidak mencapai kesepakatan, saya tidak akan mengadakan pertemuan,” kata Trump kepada CNBC dalam sebuah wawancara.

“Ini penerbangan 19 jam, penerbangan yang panjang, tapi suatu saat nanti di masa depan yang tidak terlalu jauh, saya akan melakukannya,” tambah Trump.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent mengatakan pekan lalu bahwa ia yakin AS memiliki bahan-bahan untuk mencapai kesepakatan dengan Tiongkok setelah para pejabat dari kedua negara bertemu di Stockholm dalam upaya untuk menyelesaikan perselisihan ekonomi, terutama untuk memperpanjang gencatan senjata perang dagang mereka selama tiga bulan.

Tiongkok menghadapi tenggat waktu 12 Agustus untuk mencapai kesepakatan tarif berkelanjutan dengan pemerintah AS, setelah Beijing dan Washington mencapai kesepakatan awal pada bulan Mei dan Juni untuk mengakhiri tarif saling balas yang meningkat dan penghentian mineral tanah jarang.

Tanpa kesepakatan, rantai pasokan global dapat menghadapi gejolak baru akibat bea masuk AS yang kembali ke tingkat tiga digit yang setara dengan embargo perdagangan bilateral.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kabel Optik Hambat Saluran ...
Ekonomi
Kemenhub Dorong Pajak 0% Su...
Luar Negeri
AS Pertimbangkan Alihkan As...
Megapolitan
Bau Belerang 24 Jam, Warga ...
Nasional
Presiden Prabowo Tinjau Pel...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.