Tingkatkan Kapasitas dan Kapabilitas, Alunjiva Indonesia Adakan Pelatihan untuk Pelaku Usaha Perempuan dan Disabilitas
📅 Senin, 11 Agu 2025, 18:12 WIB | Oleh: Haryo BronoPemahaman dimaksud mencakup pembagian peran, komunikasi, dan motivasi anggota; menyusun dan menjalankan strategi pemasaran yang lebih relevan, kreatif, dan sesuai karakteristik usaha mereka; hingga mengembangkan action plan jangka pendek dan jangka panjang dalam aspek team building dan pemasaran.
Head of Communication sekaligus Chair of Equity, Diversity & Inclusion (ED&I) Board Unilever Indonesia Kristy Nelwan, mengatakan, dukungan dan keterlibatan Unilever Indonesia pada program ‘SheAblepreneur’ dilatarbelakangi misi bersama untuk menciptakan dunia usaha yang lebih adil, beragam, dan inklusif.
“Program SheAblepreneur memberdayakan pelaku UMKM perempuan, penyandang disabilitas, dan perempuan penyandang disabilitas kelompok yang kerap menghadapi hambatan ganda atau lebih dalam mengembangkan usaha. Hal ini sejalan dengan tiga pilar ED&I kami, yaitu keadilan gender, keadilan untuk individu disabilitas, serta penghapusan diskriminasi dan stigma,” paparnya.
“Dalam pelatihan hari ini, karyawan Unilever Indonesia terlibat langsung sebagai trainer. Tim brand membawakan materi seputar branding, pemasaran, dan strategi pemasaran digital, sedangkan tim HR memaparkan kiat manajemen tim dan teknik rekrutmen. Kami percaya wawasan ini menjadi bekal nyata bagi para peserta untuk memulai maupun mengembangkan usaha, sekaligus menepis stigma yang kerap mereka hadapi,” jelas Kristy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatihan offline akan dilanjutkan di dua kota pelaksanaan berikutnya, yaitu Bandung dan Yogyakarta yang diikuti oleh masing-masing 25 peserta. Di saat yang bersamaan, selama bulan Agustus program ini juga akan memberikan kesempatan bagi para peserta perempuan disabilitas untuk memperkaya pengalaman dengan magang di sejumlah UMKM yang telah dipilih selama satu bulan.
“Semoga seluruh rangkaian program ‘SheAblepreneur’ dapat menjadi katalis yang mendorong pembangunan ekosistem UMKM yang lebih adil dan inklusif. Kami percaya bahwa dengan membuka akses dan memperkuat kapasitas maupun kapabilitas kelompok marjinal, kita bisa memacu pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya lebih besar, tetapi juga lebih adil, merata dan berkelanjutan,” lanjut Nicky.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!