Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Disiapkan Jadi Rumah Dagang Baru bagi UMKM

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 20:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Disiapkan Jadi Rumah Dagang Baru bagi UMKM Doc: Koran Jakarta/ M Ismail.
Ket. Ilustrasi - Diah, pemilik UMKM kuliner khas Betawi 'Ben Tjok Pulo' saat menata produknya di acara Bazar.

PURWAKARTA – Menjadikan koperasi sebagai pusat pemasaran utama bagi UMKM dapat menjadi strategi untuk memperkuat daya saing pelaku usaha kecil di tengah ketatnya persaingan pasar modern dan digital.

Melalui koperasi, UMKM tidak hanya memperoleh akses distribusi yang lebih luas, tetapi juga memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pemasaran produk.

Selain itu, model koperasi memungkinkan efisiensi biaya promosi, penguatan branding bersama, serta pembentukan ekosistem usaha yang lebih terintegrasi.

Jika dikelola profesional, koperasi dapat bertransformasi dari sekadar lembaga simpan pinjam menjadi agregator bisnis yang membantu UMKM masuk ke pasar ritel modern, ekspor, hingga platform digital.

Namun, tantangan utamanya terletak pada tata kelola koperasi yang masih lemah di sejumlah daerah serta perlunya adaptasi teknologi agar koperasi mampu bersaing dengan model perdagangan yang semakin berbasis digital.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong agar pelaku usaha khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat menjadikan koperasi sebagai tempat pemasaran utama.

"Saat ini pemerintah telah melahirkan gagasan besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Farida Farichah saat menghadiri Fun Run memperingati Hari Lahir Fatayat Nahdlatul Ulama Ke 76 di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (24/5).

Gagasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang muncul di kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto itu, menurut dia, juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan finansial dan kesehatan ekonomi keluarga.

Ia menyampaikan bahwa koperasi merupakan wadah strategis bagi warga desa dan kelurahan untuk membangun kemandirian ekonomi.

Atas hal tersebut, Wamenkop mendorong agar pelaku usaha khususnya UMKM untuk dapat menjadikan koperasi sebagai tempat pemasaran utama, khususnya bagi para kader Fatayat NU.

Dengan begitu, kata dia, produk lokal tidak perlu bergantung pada pusat perbelanjaan besar, melainkan bisa dipasarkan langsung melalui koperasi desa.

“Yang punya usaha UMKM bisa menjual produknya di koperasi. Fatayat NU yang punya usaha dapat memanfaatkan koperasi sebagai tempat pemasaran," katanya.

Sementara itu, kegiatan Fun Run dalam memperingati Hari Lahir Fatayat Nahdlatul Ulama Ke 76 di Alun Alun Purwakarta, Minggu, diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Fatayat NU Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut Wamenkop Farida mengapresasi gelaran kegiatan Fun Run sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan Harlah Fatayat NU.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Luar Negeri
Tak Beri Ampun, Militer Som...
Advertisement
Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.