Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif Resiprokal Jadi Kunci, Dunia Usaha Waspada Skenario Terburuk

📅 Senin, 11 Agu 2025, 23:56 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sejumlah sektor padat karya berbasis ekspor menjadi yang paling rentan, termasuk tekstil dan produk tekstil, alas kaki, furnitur, perikanan, dan barang kulit karena ketergantungan pasarnya tinggi pada AS dan serapan tenaga kerjanya besar.

Selain risiko langsung berupa penurunan daya saing harga, Apindo juga mengantisipasi potensi spillover seperti pergeseran permintaan ke kompetitor regional, masuknya barang murah dari luar, dan tekanan terhadap margin usaha di tengah biaya produksi yang sudah tinggi.

Shinta menekankan pengusaha tidak bisa bekerja sendiri untuk bertahan dan tumbuh.

“Pemerintah perlu segera menurunkan biaya logistik, mempercepat reformasi perizinan dan regulasi, serta menciptakan insentif fiskal dan non-fiskal yang menopang daya tahan industri, khususnya sektor padat karya,” katanya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Serangan Udara Militer Hantam Sebuah Biara

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Udara Militer Hant...
Luar Negeri
Tiga Terluka dalam Puluhan ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.