Trump dan Putin akan Bertemu di Alaska Jumat Depan
📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 08:14 WIB | Oleh: Lili LestariTrump dan Putin terakhir kali bertemu pada tahun 2019 di KTT G20 di Jepang selama masa jabatan pertama Trump. Mereka telah berbicara melalui telepon beberapa kali sejak Januari.
Ushakov dari Kremlin mengatakan Trump telah diundang untuk mengunjungi Russia.
"Ke depannya, wajar saja jika kita berharap pertemuan berikutnya antara kedua presiden akan diadakan di wilayah Russia. Undangan terkait telah dikirimkan kepada presiden AS," ujar Ushakov.
Kunjungan Witkoff
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada hari Jumat, Kremlin mengatakan bahwa Putin telah memberi informasi terbaru kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping tentang "hasil utama percakapannya" dengan utusan khusus AS Steve Witkoff, yang mengunjungi Moskow awal minggu ini.
Xi menyatakan dukungannya terhadap solusi "jangka panjang" untuk konflik tersebut, kata Kremlin.
Kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua, mengutip Xi yang mengatakan kepada Putin: "Tiongkok senang melihat Russia dan Amerika Serikat mempertahankan kontak, meningkatkan hubungan mereka, dan mendorong penyelesaian politik atas krisis Ukraina."
Sebaiknya Anda baca juga:
Moskow dan Beijing telah mempererat hubungan politik, ekonomi, dan militer sejak dimulainya serangan Russia di Ukraina.
Putin juga berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, setelah kedua negara mengutuk tarif baru AS atas pembelian minyak New Delhi dari Russia.
Xi dan Modi sama-sama mencoba menawarkan inisiatif perdamaian mereka untuk Ukraina, meskipun inisiatif tersebut hanya mendapat sedikit dukungan.
Putin, mantan agen KGB yang telah memerintah Russia selama lebih dari 25 tahun, mengatakan pada bulan Juni bahwa ia siap bertemu Zelensky, tetapi hanya selama "fase akhir" negosiasi untuk mengakhiri konflik.
Dalam pidato malam rutinnya pada hari Kamis, Zelensky mengatakan "sudah sewajarnya Ukraina ikut serta dalam negosiasi."
Gubernur Donetsk Vadym Filashkin mengatakan pada hari Jumat bahwa keluarga dengan anak-anak akan dievakuasi dari 19 desa lainnya di wilayah timur, tempat pasukan Rusia telah maju.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!