Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KP2MI Paparkan 5 Program Strategis Prioritas

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
KP2MI Paparkan 5 Program Strategis Prioritas Doc: Antara
Ket. Sekretaris Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Dwiyono (ketiga kanan) berbicara dalam Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Program Pemerintah Pusat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (6/8).

Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Dwiyono memaparkan lima program strategis amanat Presiden Prabowo Subianto bagi kementeriannya.

"Ini adalah kementerian baru. Ini bisa dilihat sebagai keseriusan presiden untuk melindungi dan memberdayakan para pekerja migran," kata Dwiyono dalam keterangan KP2MI di Jakarta, Rabu (6/8).

Pernyataan itu dia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Program Pemerintah Pusat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (6/8).

Dalam pemaparannya, Dwiyono menjelaskan program-program strategis KP2MI yang berkaitan erat dengan visi Presiden Prabowo.

Program pertama adalah penjaminan gizi bagi anak-anak pekerja migran Indonesia yang ditinggal orang tua mereka untuk bekerja ke luar negeri. Program tersebut dinilai berkaitan erat dengan Program Makan Bergizi Gratis yang diupayakan oleh Presiden.

Berikutnya adalah program penjaminan hunian layak dan terjangkau bagi pekerja migran Indonesia yang menguatkan program Perumahan untuk Rakyat.

Ketiga adalah komitmen KP2MI untuk memastikan anak pekerja migran di daerah asal tetap mendapat akses pendidikan yang layak dan memberdayakan. Program tersebut juga sejalan dengan program Sekolah Rakyat.

Program keempat adalah penguatan untuk program Cek Kesehatan Gratis. Dalam konteks ini, KP2MI berfokus pada penyediaan jaminan akses kesehatan bagi pekerja migran dan keluarganya.

Terakhir adalah komitmen KP2MI untuk mendorong kemandirian ekonomi dan usaha produktif bagi pekerja migran dan keluarga, yang juga sejalan dengan Program Koperasi Merah Putih.

"Ini soal keseriusan presiden kita, Pak Prabowo untuk melindungi dan memberdayakan pekerja migran," demikian kata Dwiyono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Rusia Tuduh NATO Ingin Jadi...

PSS Sleman Kini Lebih Siap Mengarungi Liga Super

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Kini Lebih Siap ...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.