Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Thailand Bantah Tuduhan Rencana Pembunuhan di Kamboja

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Thailand Bantah Tuduhan Rencana Pembunuhan di Kamboja Doc: AFP/TANG CHHIN Sothy
Ket. Presiden Senat Kamboja, Hun Sen (kiri), berbincang dengan PM Hun Manet dalam sebuah acara di Phnom Penh pada akhir Juni lalu.

BANGKOK - Dalam pusaran intrik dan tuding-menuding internasional yang dramatis, Thailand menjadi sorotan setelah dengan tegas membantah tuduhan mengejutkan dari negara tetangganya, Kamboja.

Tudingan tersebut amat mengejutkan karena menyoal dugaan rencana Thailand untuk membunuh dua tokoh paling berpengaruh di Kamboja yaitu Presiden Senat Hun Sen dan Perdana Menteri Hun Manet.

Pengungkapan ini viral melalui media sosial dan tabloid-tabloid lokal Kamboja hingga mengirimkan gelombang kejut tepat ketika para diplomat dari kedua negara sedang terlibat dalam diskusi di bawah kerangka kerja Komite Perbatasan Umum (GBC) di Malaysia.

Juru bicara sekaligus Direktur Jenderal Departemen Informasi di Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura, pada Selasa (5/8) menepis tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai sama sekali tidak rasional. Ia pun mengecamnya sebagai sandiwara politik yang bertujuan mencoreng nama baik Thailand.

"Tuduhan-tuduhan ini sama sekali tidak berdasar dan tidak rasional. Tuduhan-tuduhan ini hanyalah taktik politik, yang memicu ketegangan yang tidak beralasan dan merusak kepercayaan," tegas Balankura.

Kehebohan ini sangatlah krusial karena bisa merusak momen potensial rekonsiliasi menyusul terjadinya perselisihan di perbatasan. Kementerian Luar Negeri Thailand pun menyatakan keprihatinan yang mendalam atas maraknya apa yang mereka sebut berita palsu di tengah negosiasi GBC yang rumit, karena hal itu dapat menggagalkan kemajuan diplomatik yang bertujuan untuk penyelesaian konflik secara damai.

"Dialog yang konstruktif dan saling menghormati harus diutamakan; narasi palsu tidak memiliki tempat dalam upaya kita untuk memperbaiki dan membangun hubungan," tegas Balankura.

Sejauh ini baik kantor Perdana Menteri Kamboja maupun Hun Sen sendiri belum mengeluarkan bantahan atau komentar resmi, sehingga info liar di media terus bergejolak.

Pertikaian historis, sengketa perbatasan, dan kemelut politik telah lama memicu ketegangan antara negara-negara tetangga. Namun, para pejabat Thailand tetap teguh pada prinsip diplomasi sebagai jalan penyelesaian akhir.

“Fokus kami tetap teguh pada penguatan kerja sama dengan Kamboja, melalui interaksi yang transparan dan saling menghormati,” imbuh Balankura.

Tuntutan Phnom Penh

Sementara itu pemerintah Kamboja telah meminta militer Thailand untuk segera menyingkirkan kawat berduri dan alat berat di wilayah An Ses, yang terletak di wilayah kedaulatan Kamboja, sekaligus mendesak Thailand untuk melakukan tindakan nyata guna sepenuhnya melaksanakan ketentuan perjanjian gencatan senjata.

Namun pihak Thailand mengklaim bahwa mereka telah merebut wilayah tersebut sebelum resolusi gencatan senjata, dengan menegaskan bahwa wilayah tersebut berada di dalam perbatasan dan harus tetap berada di bawah kendali Thailand.

"Thailand harus menghentikan permusuhan, menyingkirkan kawat berduri, dan menarik alat beratnya dari wilayah kedaulatan Kamboja. Pihak Thailand tidak dapat menggunakan insiden ini dengan dalih apa pun untuk menyembunyikan kebenaran," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja, Maly Socheata, dalam jumpa pers pada Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Masuk...
Nasional
Menkeu Katakan Belanja Nega...
Olahraga
Mathew Baker Jadi Debutan T...
Megapolitan
PT Transportasi Jakarta Gel...
Olahraga
Jonatan Christie Amankan Te...

Sabar dan Reza Sukses Menembus Semifinal

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar dan Reza Sukses Menem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.