Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terlalu Berbahaya! Waterblow Bali Sementara Ditutup untuk Keselamatan Wisatawan

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 22:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terlalu Berbahaya! Waterblow Bali Sementara Ditutup untuk Keselamatan Wisatawan Doc: ANTARA/HO-ITDC
Ket. ITDC menutup sementara kawasan wisata waterblow di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (6/8/2025).

NUSA DUA – BUMN PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) memutuskan untuk menutup sementara destinasi wisata Waterblow yang berada di kawasan The Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, sebagai langkah mitigasi menyusul terjadinya gelombang laut tinggi yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya manajemen risiko yang mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan dalam pengelolaan kawasan pariwisata berbasis alam terbuka.

ITDC menjelaskan bahwa penutupan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan informasi terkini dari otoritas meteorologi serta instansi terkait.

Keputusan ini juga mencerminkan komitmen pengelola dalam menjaga reputasi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mengutamakan keselamatan wisatawan.

Langkah tersebut menunjukkan pentingnya adaptabilitas dalam pengelolaan destinasi wisata alam, di mana dinamika iklim dan cuaca ekstrem menjadi faktor penting yang harus diantisipasi dalam operasional sehari-hari.

"Kami putuskan tutup sementara mulai Rabu 6 Agustus 2025 hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut," kata General Manager the Nusa Dua ITDC I Made Agus Dwiatmika di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (6/8).

Menurut dia, keputusan penutupan sementara itu diambil berdasarkan hasil pemantauan langsung tim operasional dan merujuk pada peringatan resmi dari BMKG Wilayah III Denpasar terkait potensi gelombang tinggi yang diprediksi berlangsung pada periode 6-9 Agustus 2025.

Sebagai bagian dari mitigasi risiko, pihaknya melakukan upaya pengamanan tambahan, yang difokuskan pada dua pulau di kawasan wisata itu yaitu Peninsula Island dan Pulau Nusa Dharma.

Untuk di Peninsula Island, pihaknya menempatkan personel pengamanan tambahan di area-area dengan risiko tinggi, terutama di sekitar waterblow dan Pura Bias Tugel.

Kemudian, pemasangan rambu dan papan peringatan bahaya ombak tinggi di titik-titik strategis, koordinasi intensif dengan pengelola Pura Bias Tugel guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung serta keamanan area suci.

Sedangkan di Pulau Nusa Dharma, pihaknya meningkatkan patroli dan pengawasan jalur pejalan kaki serta area publik yang berdekatan dengan garis pantai.

Selanjutnya, penyiagaan personel pengamanan untuk mengantisipasi pergerakan pengunjung yang tidak terkontrol menuju titik-titik rawan serta penyesuaian rute akses sementara jika diperlukan, berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.

"Sampai saat ini, situasi di kawasan masih terkendali dan tercatat kerusakan ringan pada sejumlah elemen penunjang di sekitar area waterblow," katanya.

Waterblow merupakan salah satu daya tarik wisata alam di kawasan tersebut dengan atraksi alam deburan ombak dan batu karang yang membentuk semburan ombak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.