Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Tak Biasa: Periset Asing Diundang Bangun Transmigrasi RI

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kolaborasi Tak Biasa: Periset Asing Diundang Bangun Transmigrasi RI Doc: ANTARA
Ket. Potret transmigrasi warga Pulau Jawa di Rejang Lebong, Bengkulu.

JAKARTA - Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah dan institusi pendidikan internasional guna mempercepat pembangunan wilayah transmigrasi. 

Dalam kunjungannya ke Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Mentrans mengajak civitas akademika, khususnya para peneliti dan mahasiswa asing di kampus tersebut, untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan kawasan transmigrasi di Indonesia.

Ia mengatakan bahwa pihaknya memiliki program unggulan Transmigrasi Patriot yang memfasilitasi para mahasiswa dan peneliti dari dalam maupun luar negeri untuk terjun langsung melihat potensi yang bisa dikembangkan di daerah transmigrasi.

“Dalam jangka waktu terdekat kami butuh peneliti dari luar. Saya punya keyakinan UIII ini untuk memperkaya perspektifnya. Kami juga membutuhkan peneliti dari asing untuk bisa memberikan masukan dari perspektif lain,” ujarnya saat berkunjung ke kampus UIII, Depok, Jawa Barat, dikutip di Jakarta, Rabu (6/8).

Iftitah menegaskan bahwa paradigma baru transmigrasi kini tidak lagi memindahkan penduduk, tapi membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi.

Ia menyatakan pertumbuhan ekonomi baru tersebut dapat dicapai dengan dukungan ilmu pengetahuan dan data hasil riset sehingga industrialisasi di kawasan transmigrasi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Pihaknya ingin agar pembangunan ekonomi di kawasan transmigrasi benar-benar berdasarkan potensi yang ada di daerah tersebut.

“Pembangunan ekonomi juga membutuhkan hasil riset tentang potensi yang bisa dikembangkan di sana itu apa saja,” ucap M Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Rektor UIII Jamhari Makruf menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut karena sesuai dengan misi pihaknya yang ingin mempromosikan ide-ide baik dari Indonesia ke negara-negara lain.

Ia menuturkan banyak mahasiswa UIII yang berasal dari luar negeri, terutama Jepang, Asia Selatan, Australia, Afrika, hingga Amerika Latin.

“Mahasiswa kami banyak yang dari Afrika dan Asia Selatan yang masyarakat dan karakternya mirip-mirip sama kita (Indonesia),” ucapnya.

Jamhari menyampaikan mahasiswa asing yang tengah menempuh jenjang pendidikan S1 saat ini telah banyak terlibat dalam berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat lokal, sehingga berpotensi untuk diajak mengikuti program Transmigrasi Patriot.

Sementara para mahasiswa jenjang S2 dan S3 bisa didorong untuk menulis penelitian tentang pemerintahan lokal, desentralisasi, hingga kawasan ekonomi lokal.

"Kalau bisa berkolaborasi, nanti mahasiswa S2 (magister) dan Phd (doktor atau S3) sekaligus menulis disertasi itu akan sangat menarik," imbuh Jamhari Makruf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.