Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPR: Transmigrasi Kini Jadi Strategi Menciptakan Pusat Ekonomi Baru, Bukan Memindahkan Orang Miskin

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 15:30 WIB | Oleh:
DPR: Transmigrasi Kini Jadi Strategi Menciptakan Pusat Ekonomi Baru, Bukan Memindahkan Orang Miskin Doc: DPR RI
Ket. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Robert Rouw saat memimpin Kunjungan Spesifik Komisi V ke Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta, di Sleman, Kamis (25/9/2025).

SLEMAN – Paradigma program transmigrasi kini telah berubah. Dulu, kerap dicitrakan sebagai pemindahan orang miskin ke daerah baru. Sekarang, menjadi strategi menciptakan sentra pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Robert Rouw usai Kunjungan Spesifik Komisi V ke Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta, di Sleman, Kamis (25/9).

“Dulu citra transmigrasi itu seperti memindahkan orang miskin ke daerah, sehingga menjadi beban di daerah. Sekarang mindset-nya sudah berubah. Pemerintah menyiapkan SDM transmigrasi yang betul-betul sudah terlatih, agar mampu mengembangkan kawasan baru sekaligus dirinya sendiri. Ujungnya adalah kesejahteraan,” ujar Robert seperti dilansir dari media resmi DPR RI. 

Robert menilai langkah pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi yang memperkuat pelatihan bagi calon transmigran sejalan dengan Asta Cita Presiden. Hal ini bertujuan agar kawasan transmigrasi tidak lagi dipandang sebagai tempat pindahan, melainkan sebagai pusat baru yang menawarkan masa depan lebih baik bagi masyarakat yang bersedia menetap.

 “Transmigrasi ini harus menjadi sesuatu yang menarik. Kalau saya pindah ke sana, ada masa depan yang lebih baik. Pemerintah harus menyiapkan infrastruktur dasar, akses jalan, air bersih, hingga fasilitas umum yang layak. Jangan sampai seperti dulu, kawasan transmigrasi sulit diakses dan minim fasilitas,” tegasnya.

Komisi V DPR, lanjut Robert, melihat upaya perubahan paradigma tersebut penting untuk menjadikan transmigrasi bukan hanya solusi pemerataan penduduk, tetapi juga instrumen pemerataan ekonomi. “Kalau paradigma ini dijalankan konsisten, transmigrasi akan menjadi pilihan yang membanggakan, bukan beban,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.