AC Milan Siap Lanjutkan Tren Kemenangan
📅 Rabu, 22 Jan 2025, 06:23 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP/Isabella BONOTTO
MILAN - AC Milan yang masih bersaing untuk finis di delapan besar, berusaha melanjutkan tren kemenangan di Liga Champions dengan mengalahkan Girona dalam laga yang berlangsung di San Siro, Kamis (23/1) dini hari WIB.
Empat kemenangan beruntun membawa klub raksasa Italia itu mengoleksi 12 poin dengan dua pertandingan tersisa, sementara Girona, sebagai debutan, hanya meraih tiga poin dan tertahan di zona eliminasi.
Meskipun Milan sempat berada dalam masalah setelah kalah dalam dua pertandingan awal, rangkaian kemenangan berikutnya melawan Club Brugge, Real Madrid, Slovan Bratislava, dan Red Star Belgrade, telah memastikan setidaknya satu tempat di babak playoff.
Kemenangan 2-1 bulan lalu atas Red Star, dengan Rafael Leao mencetak gol pembuka dan Tammy Abraham mencetak gol penentu kemenangan di menit akhir, memungkinkan Rossoneri kini fokus mengejar kualifikasi otomatis ke babak 16 besar.
Namun meskipun tampil baik di Eropa, Milan masih kesulitan menemukan konsistensi di liga domestik, dengan tiga hasil imbang dan hanya dua kemenangan dari enam pertandingan Serie A sejak Liga Champions memasuki masa jeda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pergantian pelatih di pertengahan musim mendatangkan sedikit dampak. Pelatih baru Sergio Conceicao berhasil menginspirasi skuad yang sebelumnya tampil kurang optimal untuk meraih Supercoppa Italiana hanya sepekan setelah kedatangannya, dengan membalikkan keadaan melawan Juventus dan rival sekota, Inter.
Namun, catatan tak terkalahkan Conceicão dalam empat pertandingan sejak menggantikan rekan senegaranya, Paulo Fonseca, terhenti pada Sabtu (18/1) lalu setelah Milan kalah 2-0 di liga dari Juventus di Turin. Kekalahan itu membuat Milan berada di posisi kedelapan klasemen, tertinggal 19 poin dari puncak dan dengan selisih besar dari empat besar Serie A.
Mengomentari performa timnya sejauh ini, Sergio Conceicao mengatakan: Kami berada dalam fase transisi, tetapi kami memiliki kualitas dan determinasi untuk bersaing di level tertinggi. Liga Champions adalah tempat yang menuntut kesempurnaan, dan melawan Girona, kami harus fokus sepenuhnya untuk memastikan langkah kami ke babak selanjutnya.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Kini, Conceicao bersiap menjalani pertandingan Liga Champions pertamanya sebagai pelatih Milan. Sebelumnya dia memenangkan delapan dari 10 pertandingan grup terakhir Liga Champions sebagai pelatih Porto.
Sebagai debutan Liga Champions musim ini, Girona belum pernah menghadapi tim asal Italia dalam laga kompetitif sebelumnya. Karena itulah kunjungan ke San Siro yang ikonik akan menjadi pengalaman yang luar biasa.
Klub asal Catalunya ini kalah lima kali dari enam pertandingan sejauh ini. Takluk dari Liverpool bulan lalu membuat Girona hanya memiliki peluang untuk melanjutkan langkah jika memenangkan dua pertandingan tersisa.
Secara realistis, peluang ke babak gugur sudah tertutup, tetapi Girona ingin memulihkan harga diri dan menghindari menjadi tim Spanyol kedua yang kalah enam kali dalam satu musim Liga Champions, setelah Villarreal di musim 2011-2012. ben/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!