Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dedi Mulyadi: Investasi di Jawa Barat Wajib Bermanfaat bagi Lingkungan dan Warga

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dedi Mulyadi: Investasi di Jawa Barat Wajib Bermanfaat bagi Lingkungan dan Warga Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di sela Rakerkonas ke-34 Apindo di Bandung, Selasa (5/8).

Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan investasi haruslah memberi manfaat bagi lingkungan dan warga sekitar, bukan sebaliknya, malah menyebabkan kurangnya akses air bersih, jalan rusak, lingkungan rusak, dan rendahnya kualitas pendidikan dan kesehatan.

"Harusnya investasi memberikan manfaat bagi sekitar, dari lingkungan hingga masyarakatnya," kata Dedi di sela Rakerkonas ke-34 Apindo di Bandung, Selasa, (5/8).

Di lapangan, kata Dedi, banyak perusahaan yang aktivitasnya mencemari lingkungan sekitar. Akan tetapi ganti rugi yang diberikan bukanlah yang dibutuhkan, malah cenderung tidak pantas.

"Kalau ada pencemaran, kami (masyarakat) yang pertama keracunan. Tapi ujungnya perusahaan ganti rugi dengan sembako atau susu. Saya menolak itu. Tidak ada kaitannya pencemaran dengan sembako,” kata Dedi.

Dedi menyoroti banyaknya perusahaan di kawasan industri yang menghasilkan limbah udara, suara, hingga limbah cair yang berdampak langsung pada masyarakat. Menurutnya, penyelesaian jangka panjang harus berbasis perbaikan infrastruktur lingkungan.

Ia menekankan, langkah yang seharusnya dilakukan perusahaan adalah membenahi sistem pengolahan limbah, bukan memberikan kompensasi sesaat.

"Perbaiki sistem limbahnya. Bukan bagi-bagi sembako. Ini harus segera dibenahi," ujarnya.

Efek lain yang harusnya bisa dimanfaatkan warga sekitar, kata Dedi, adalah serapan tenaga kerja. Namun dia mendapatkan laporan banyak oknum personalia perusahaan (HRD) yang melakukan pungutan liar dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

"Banyak juga oknum HRD yang main-main dengan masyarakat sekitar. Rekrutmen kerja tapi minta uang. Ini masalah serius. Mulai Agustus, saya akan tangkap dengan berkoordinasi bersama kepolisian," ujar Dedi.

Yang akan dibersihkan Dedi, selain pungli di lingkungan internal perusahaan, juga pungli dari eksternal perusahaan yang kerap memalak perusahaan melalui proposal atau surat-surat permintaan sumbangan yang tidak bertanggung jawab.

Setiap pungli, ditegaskan Dedi, tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merusak citra investasi di Jawa Barat.

"Perusahaan dipajakin dua kali. Sudah bayar pajak resmi, masih harus dipaksa menyumbang acara tertentu. Tidak dikasih, malah diancam atau dimusuhi. Ini akan kami tertibkan," ucapnya.

Dari sisi pemerintah, Dedi juga mengingatkan pada pemerintah daerah agar investasi yang membawa manfaat bagi hasil dari pajak sektor industri, untuk bisa menggunakannya untuk kebaikan masyarakat sekitar.

Jangan sebaliknya, lanjut dia, desa-desa di kawasan industri masih kekurangan akses air bersih, jalan yang rusak, hingga kualitas pendidikan dan kesehatan yang rendah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.