Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CKG Sekolah Jangkau Seluruh Indonesia hingga Desember

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
CKG Sekolah Jangkau Seluruh Indonesia hingga Desember Doc: Antara
Ket. Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi melihat pelaksanaan CKG di SMA Negeri 6 Kota Tangerang Selatan, Senin (4/8/2025).

Pelaksanaan program CKG akan menjangkau seluruh Indonesia hingga Desember mendatang dengan pola menjemput bola ke sekolah-sekolah secara langsung. Program ini akan menjadi agenda tahunan di setiap awal tahun ajaran.

TANGERANG - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah akan menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dengan proses pemeriksaan berlangsung secara bertahap hingga Desember 2025.

“Kalau pelaksanaannya semuanya, sekolah ini didatangi sebagai titik kick off yang kita pantau, tapi kalau pelaksanaannya di seluruh sekolah di Indonesia,” ujar Hasan Nasbi saat meninjau kegiatan CKG di SMAN 6 Tangerang Selatan, Senin (4/8).

Terhitung sejak agenda kick off, kata Hasan, tim CKG Sekolah yang melibatkan tenaga medis dari masing-masing dinas kesehatan di daerah akan ‘jemput bola’ ke sekolah-sekolah hingga Desember 2025.

Senada dengan itu, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI Prof. Asnawi Abdullah menjelaskan bahwa cakupan program ini dapat dioptimalkan karena hampir seluruh wilayah Indonesia telah memiliki Puskesmas, yang selama ini juga menjalankan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

“Rata-rata sekolah SD, SMP, SMA telah memiliki kerja sama dengan Puskesmas. Insyaallah semua warga sekolah dapat dilayani dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, program CKG di sekolah akan menjadi agenda tahunan yang dilakukan setiap awal tahun ajaran.

Pelayanan di sekolah tersebut di bagi ke dalam dua lokal ruang kelas. Di kelas pertama, dilakukan registrasi peserta, baik secara langsung atau online, lanjut ke pengukuran tinggi, berat, dan lingkar pinggang serta cek tensi darah.

Peserta, selanjutnya menuju ke ruang kelas di sebelahnya untuk pemeriksaan lanjutan berupa tes mata, pendengaran, mulut, hingga pembagian tablet penambah darah.

Terhadap peserta yang dianggap mengalami kejadian khusus, petugas akan merujuk ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Gigi dan Mata

Terpisah, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sejak bergulirnya program CKG pada 10 Februari lalu sudah 16 juta orang di seluruh Indonesia yang telah menjalani cek kesehatan.

“Per kemarin sudah 16 juta orang yang dicek. Sekarang per harinya saya lihat rata-rata 250 sampai 280 ribu anak diperiksa,” kata dia saat meninjau pelaksanaan CKG di SMP Negeri 5 Bandung, Jawa Barat, Senin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata dia, sejauh ini masalah gigi dan penglihatan menjadi gangguan kesehatan yang paling banyak ditemukan. Untuk saat ini, program CKG menyasar siswa yang dilaksanakan serentak lebih dari 230 ribu satuan pendidikan. Budi mengatakan CKG ini menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA dan sederajat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.