Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Ada Lagi Siaran K-pop, Korsel Mulai Singkirkan Pengeras Suara Anti-Korut di Sepanjang Perbatasan

📅 Senin, 04 Agu 2025, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Ada Lagi Siaran K-pop, Korsel Mulai Singkirkan Pengeras Suara Anti-Korut di Sepanjang Perbatasan Doc: Yonhap
Ket. Fasilitas pengeras suara yang dioperasikan militer Korea Selatan terlihat di kota perbatasan Paju, dalam foto arsip 12 Juni 2025.

SEOUL - Korea Selatan mulai menyingkirkan pengeras suara yang digunakan untuk menyiarkan K-pop dan laporan berita ke Korea Utara. Pemerintahan baru di Seoul mencoba meredakan ketegangan dengan tetangganya yang suka berperang itu.

Kedua negara, yang secara teknis masih berperang, telah menghentikan siaran propaganda di sepanjang zona demiliterisasi, kata militer Seoul pada bulan Juni setelah terpilihnya Presiden Lee Jae Myung.

Dikatakan, pada bulan Juni bahwa Pyongyang telah berhenti menyiarkan suara-suara aneh dan meresahkan di sepanjang perbatasan yang telah menjadi gangguan besar bagi penduduk lokal Korea Selatan, sehari setelah pengeras suara Korea Selatan tidak bersuara.

"Mulai hari ini, militer telah mulai mencopot pengeras suara," ujar Lee Kyung-ho, juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, kepada wartawan, Senin (4/8). 

"Ini adalah langkah praktis yang bertujuan membantu meredakan ketegangan dengan Korea Utara, dengan syarat tindakan tersebut tidak membahayakan kesiapan militer." 

Semua pengeras suara yang dipasang di sepanjang perbatasan akan dibongkar pada akhir minggu, tambahnya, tetapi tidak mengungkapkan jumlah pasti yang akan dibongkar. 

Presiden Lee, yang terpilih setelah pendahulunya dimakzulkan karena deklarasi darurat militer yang gagal, telah memerintahkan militer untuk menghentikan siaran dalam upaya untuk "memulihkan kepercayaan".

Hubungan antara kedua Korea telah berada pada salah satu titik terendah dalam beberapa tahun terakhir, dengan Seoul mengambil sikap keras terhadap Pyongyang, yang semakin dekat dengan Moskow setelah invasi Russia ke Ukraina.

Pemerintah Korsel sebelumnya memulai siaran tersebut tahun lalu sebagai respons terhadap serangkaian balon berisi sampah yang diterbangkan ke selatan oleh Pyongyang.

Namun Lee berjanji untuk memperbaiki hubungan dengan Korea Utara dan mengurangi ketegangan di semenanjung.

Meskipun telah melakukan upaya diplomatik, Korea Utara menolak untuk melakukan dialog dengan tetangganya.

"Jika Korea Selatan... berharap dapat membalikkan semua hasil yang telah dicapainya hanya dengan beberapa kata sentimental, tidak ada kesalahan perhitungan yang lebih serius daripada itu," kata Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, pekan lalu menggunakan nama resmi Korea Selatan.

Lee mengatakan akan mengupayakan perundingan dengan Korea Utara tanpa prasyarat, menyusul pembekuan hubungan yang mendalam di bawah pendahulunya.

Kedua negara secara teknis masih berperang karena Perang Korea 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.