Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Skema insentif India Menjadi Jalan untuk Penuhi Ambisi Global Apple

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 21:53 WIB | Oleh:
Skema insentif India Menjadi Jalan untuk Penuhi Ambisi Global Apple Doc: Istimewa
Ket. Insentif ini telah berkontribusi terhadap ekspor iPhone Apple yang melampaui 10 miliar dolar AS dari India pada tahun anggaran 2024–25 , sebuah angka rekor yang menggarisbawahi efektivitas skema tersebut

NEW DELHI - Seiring Apple memperluas jangkauan manufakturnya di India, Skema Insentif Terkait Produksi atau Production Linked Incentive (PLI) andalan New Delhi, baru-baru ini muncul sebagai pendorong kuat ekspansi ini. Dengan peran India yang semakin sentral dalam rantai pasokan global Apple , skema PLI bukan sekadar insentif—melainkan titik balik strategis yang berdampak luas pada penetapan harga, manajemen risiko geopolitik, dan penjualan global.

Dikutip dari SME Street, mitra manufaktur utama Apple— Foxconn, Pegatron, dan Wistron (milik Tata) —telah terpilih dalam skema PLI pemerintah India untuk manufaktur elektronik skala besar . Skema ini menawarkan insentif finansial sebesar 4 persen hingga 6 persen atas peningkatan penjualan ponsel buatan India selama periode 5 tahun.

Insentif ini telah berkontribusi terhadap ekspor iPhone Apple yang melampaui 10 miliar dolarvAS dari India pada tahun anggaran 2024–25 , sebuah angka rekor yang menggarisbawahi efektivitas skema tersebut.

Apa itu Skema PLI?

PLI merupakan inisiatif utama Pemerintah India untuk meningkatkan manufaktur dalam negeri , mengurangi ketergantungan impor, dan meningkatkan ekspor dengan menawarkan insentif keuangan pada peningkatan penjualan barang yang diproduksi di India.

Untuk manufaktur ponsel dan elektronik , PLI memberikan insentif sebesar 4 persen hingga 6 persen atas peningkatan penjualan (selama tahun dasar) barang yang diproduksi di India selama lima tahun .

Apple sendiri tidak memproduksi secara langsung, tetapi produsen kontraknya— Foxconn, Wistron (sekarang dimiliki Tata), dan Pegatron —adalah penerima manfaat yang disetujui dari skema PLI di bawah kategori telepon seluler.
:
Pemasok Apple mendapatkan insentif tunai berdasarkan nilai ponsel yang diproduksi dan dijual dari India. Penghematan ini diteruskan melalui rantai pasokan, yang pada akhirnya membuat iPhone buatan India lebih kompetitif dari segi biaya.

Peningkatan Produksi Lokal 

Skema PLI telah mendorong ekspansi besar-besaran ekosistem pemasok Apple di India. Foxconn, misalnya, telah mengalokasikan lebih dari 1  miliar dolar AS di Tamil Nadu untuk memperluas lini perakitan iPhone-nya.

Momentum Ekspor

Apple telah mengekspor iPhone senilai lebih dari 10 miliar dolar AS dari India pada tahun fiskal 2024–25 , menurut data pemerintah India. Skema PLI secara langsung mendukung pertumbuhan yang didorong oleh ekspor ini dengan menawarkan insentif berbasis kinerja .

Melalui pemasoknya, ekspansi Apple di India menghasilkan ribuan lapangan kerja baru , banyak di antaranya berada di UMKM yang menyediakan kemasan, komponen, logistik, dan peralatan perakitan.

Relevansi Strategis untuk Apple

Strategi global Apple semakin bergantung pada diversifikasi basis manufakturnya di luar Tiongkok . India, dengan insentif PLI, tenaga kerja terampil, dan pasar domestik yang berkembang , menawarkan alternatif yang terukur dan lebih aman secara politik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.