Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bencana di Tengah Musim Tanam, 110 Hektare Sawah di Mataram Terancam Rugi

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Program tersebut telah disosialisasikan kepada para petani, namun tingkat partisipasi petani hingga saat ini dinilai masih rendah.

Kondisi itu terjadi salah satunya karena kurangnya kesadaran petani terhadap pentingnya perlindungan melalui asuransi.

Padahal, dengan kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi, risiko gagal panen semakin tinggi.

"Jika terjadi bencana maka petani sudah melakukan antisipasi dengan asuransi sehingga beban petani akan lebih ringan. Tapi sayang, masih banyak petani enggan mendaftar," katanya.

Kendati petani tidak mendapatkan bantuan ganti rugi, namun petani yang terdampak tetap mendapatkan bantuan sembako atau kebutuhan dasar lainnya dari Dinas Sosial.

"Untuk bantuan kebutuhan pokok, kami koordinasi dengan Dinas Sosial," katanya.

Belajar dari banjir tersebut, tambah Irwan, pihaknya kembali mengimbau seluruh petani baik secara perorangan maupun dalam kelompok segera mendaftarkan diri dalam program asuransi pertanian guna mengantisipasi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.