Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif AS Mulai Berlaku, Nvidia akan Bayar Amerika 15 Persen dari Penjualan Chip AI ke Tiongkok

📅 Senin, 11 Agu 2025, 10:16 WIB | Oleh:
Tarif AS Mulai Berlaku, Nvidia akan Bayar Amerika 15 Persen dari Penjualan Chip AI ke Tiongkok Doc: NYT
Ket. Chip AI Nvidia.

WASHINGTON - Raksasa semikonduktor AS Nvidia dan Advanced Micro Devices telah sepakat untuk membayar pemerintah Amerika Serikat sebesar 15 persen dari pendapatan mereka dari penjualan chip kecerdasan buatan ke Tiongkok, menurut laporan media pada hari Minggu (10/8).

CEO Nvidia Jensen Huang bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada hari Rabu dan setuju untuk memberikan pemerintah federal potongan dari pendapatannya, sebuah pengaturan yang sangat tidak biasa dalam perdagangan teknologi internasional, menurut laporan di Financial Times, Bloomberg dan New York Times.

AFP tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut. 

Para investor bertaruh AI akan mengubah ekonomi global, dan bulan lalu Nvidia -- produsen semikonduktor terkemuka di dunia -- menjadi perusahaan pertama yang mencapai nilai pasar 4 triliun dollar AS.

Perusahaan yang berpusat di California ini, bagaimanapun, telah terjerat dalam ketegangan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat, yang tengah terlibat dalam pertempuran sengit untuk mendominasi produksi chip yang menggerakkan AI.

AS telah membatasi chip mana yang dapat diekspor Nvidia ke Tiongkok dengan alasan keamanan nasional.

Nvidia mengatakan bulan lalu bahwa Washington telah berjanji untuk mengizinkan perusahaan tersebut menjual chip "H20" ke Tiongkok, yang merupakan versi yang kurang bertenaga yang khusus dikembangkan oleh raksasa teknologi itu untuk pasar Tiongkok. 

Pemerintahan Trump belum mengeluarkan lisensi untuk mengizinkan Nvidia menjual chip tersebut sebelum pertemuan Gedung Putih yang dilaporkan.

Namun, pada hari Jumat, Departemen Perdagangan mulai memberikan lisensi untuk penjualan chip, kata laporan tersebut.

Advanced Micro Devices (AMD) yang berbasis di Silicon Valley juga akan membayar 15 persen dari pendapatan penjualan chip MI308 di Tiongkok, yang sebelumnya dilarang untuk diekspor ke negara tersebut.

Kesepakatan itu dapat memberi pemerintah AS lebih dari 2 miliar dollar, menurut laporan New York Times.

Langkah ini dilakukan saat pemerintahan Trump memberlakukan tarif tinggi, dengan tujuan bervariasi mulai dari mengatasi ketidakseimbangan perdagangan AS, ingin memindahkan manufaktur ke pedesaan, dan menekan pemerintah asing agar mengubah kebijakan.

Tarif 100 persen pada banyak impor semikonduktor mulai berlaku minggu lalu, dengan pengecualian untuk perusahaan teknologi yang mengumumkan investasi besar di Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.