Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Usulkan Pembentukan Organisasi “AI” Global

📅 Senin, 28 Jul 2025, 02:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Usulkan Pembentukan Organisasi “AI” Global Doc: AFP/MAHESH KUMAR A
Ket. Li Qiang

BEIJING - Pemerintah Tiongkok mengusulkan pembentukan suatu organisasi yang menggalakkan kerja sama global untuk pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, menyampaikan proposal tersebut dalam pidatonya di konferensi AI yang dimulai di Shanghai pada Sabtu (26/7).

“PM Li menekankan perlunya memperkuat koordinasi antarnegara untuk membentuk kerangka kerja dan aturan tata kelola AI global berdasarkan konsensus luas, sambil menjaga pengembangan dan keamanan teknologi itu,” lapor Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Meskipun belum memberikan detail lengkap, kantor berita Xinhua melaporkan bahwa pemerintah Tiongkok tengah mempertimbangkan untuk mendirikan kantor pusat organisasi tersebut di Shanghai.

Laporan itu juga menyatakan bahwa Tiongkok menyambut baik partisipasi aktif negara-negara lain dalam mempersiapkan pembentukan organisasi semacam itu.

Persaingan dalam pengembangan AI makin memanas, terutama antara AS dan Tiongkok. Para pengamat berpendapat bahwa Beijing ingin memimpin dalam meletakkan fondasi bagi aturan internasional. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Wisata
Taiwan Bidik Wisatawan Indo...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.